Suara.com - Ketua Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Barat, Netty Heryawan, menerima kunjungan Gubernur Gyeongsangbuk-Do, Korea Selatan, Kim Kwan Yong beserta rombongan di Kantor Dekranasda Provinsi Jabar, Jalan Ir. H Djuanda, Bandung, Minggu (6/5/2018).
Netty mengatakan, kunjungan kerja yang dilakukan Kim merupakan kunjungan balasan setelah beberapa waktu lalu, pihaknya melakukan hal yang sama ke Provinsi Gyeongsangbuk-Do, sekaligus bertemu para atlet asal Jabar.
Netty mengungkapkan, Kim beserta istri sangat kagum dengan produk Jabar. Menurutnya, mereka mengatakan, masyarakat Jabar sangat kreatif menghasilkan produk dari bambu, kerajinan dari kerang, fashion dari kulit dan kain batik.
"Beliau katakan, ada beberapa produk yang menarik hati. Salah satunya, produk kayu,” kata Netty.
Pada kunjungan Kim, ada beberapa produk kayu yang langsung dibeli. Istri Kim membeli beberapa helai sutra TBM, karena menyukai warna dan motifnya.
Menurut Netty, Kim sangat dekat dengan alam dan menyukai seni. Kim adalah guru SD dan guru kesenian. Inilah yang mendorongnya sangat menyukai unsur seni dan budaya.
"Ketika di Provinsi Gyeongsangbuk-Do, salah satu suvenir yang diberikan Mr. Kim pada Kang Aher adalah suling. Jadi ketika menikmati kacapi suling pun, ia langsung tergerak menanyakan bagaimana cara memainkan suling," tuturnya.
Netty menambahkan, kesukaan Kim pada camilan asal Jabar adalah pisang raja, wajid, sale pisang dan rangginang.
Setelah ditandatangani letter of intens (LoI) di Gedung Negara Pakuan, Netty berharap adanya kerja sama di bidang ekonomi. Salah satunya, memenuhi selera pasar di Provinsi Gyeongsangbuk-Do dengan produk kerajianan dari kayu dan bambu.
Berita Terkait
-
Kahiyang Ayu Angkat Pesona Batik Sumut di Gebyar Kriya Nusantara dan Jogja ITTAF 2025
-
Kiat Sukses Vonny Ardelya: Membangun Bisnis Kriya dari Nol Hingga Mendunia
-
Gelar Creative Fest 2024, Kemenperin Majukan IKM
-
Kemenkop UKM Angkat Potensi Kriya di Indonesia, Kerajinan Rotan dan Anyam Dapat Respons Positif di Luar Negeri
-
Mengenal Bisnis Agregasi, Model Usaha yang Diyakini Mampu Pesatkan Pertumbuhan Sektor Kriya
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Pendidikan Tak Boleh Terputus Bencana, Rektor IPB Pastikan Mahasiswa Korban Banjir Bisa Bebas UKT
-
42 Ribu Rumah Hilang, Bupati Aceh Tamiang Minta BLT hingga Bantuan Pangan ke Presiden Prabowo
-
Tanggul Belum Diperbaiki, Kampung Raja Aceh Tamiang Kembali Terendam Banjir
-
Prabowo Setujui Satgas Kuala! Anggarkan Rp60 Triliun untuk Keruk Sungai dari Laut
-
Tawuran Awali Tahun Baru di Jakarta, Pengamat Sebut Solusi Pemprov DKI Hanya Sentuh Permukaan
-
Tiket Museum Nasional Naik Drastis, Pengamat: Edukasi Jangan Dijadikan Bisnis!
-
Timbunan Sampah Malam Tahun Baru Jogja Capai 30 Ton, Didominasi Alas Plastik dan Gelas Minuman
-
Nasib Pedagang BKT: Tolak Setoran Preman, Babak Belur Dihajar 'Eksekutor'
-
Ragunan 'Meledak' di Tahun Baru, Pengunjung Tembus 113 Ribu Orang Sehari
-
KUHP Baru Berlaku Besok, YLBHI Minta Perppu Diterbitkan Sampai Aturan Turunan Lengkap