Suara.com - Pemuda berusia 21 tahun yang hanya diidentifikasi sebagai Aidil, diringkus aparat Polres Tangerang Selatan karena diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap anak-anak di bawah umur.
Pelecehan itu terjadi di tempat tinggalnya, Jalan Oscar IV RT 6, RW 2, Bambu Apus, Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten.
Berdasarkan laporan yang diterima polisi, empat bocah wanita yang menjadi korban pelecehan Aidil rata-rata masih berusia enam tahun. Mereka adalah LHR, EQ, WK, dan QL.
"Telah terjadi tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur yang diduga dilakukan oleh Adil alias Aidil," kata Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan Ajun Komisaris Alexander Yurikho, Kamis (17/5/2018).
Aidil sendiri bekerja sebagai penjaga toko milik warga bernama Ucok. Pemuda tanggung itu mulai beraksi melakukan pelecehan ketika anak-anak sedang jajan makanan di warung tersebut.
"Ketika para korban membeli makanan di warung yang dijaga oleh terlapor, tiba-tiba pelaku menyuruh korban mendekat. Kemudian pelaku menurunkan ritsleting celananya dan memperlihatkan alat genitalnya kepada para korban,” katanya.
Terkait adanya laporan tersebut, polisi sudah melakukan pemeriksaan terhadap keluarga pelapor, korban dan saksi-saksi.
Polisi juga telag mengantongi hasil visum anak-anak di bawah umur yang menjadi korban pelecehan seksual Aidil.
Setelah kasus tersebut ditingkatkan ke tahap penyidikan, polisi kemudian menangkap Aidil di warung majikannya pada Selasa (15/5/2018).
Baca Juga: Saham Bir Delta Djakarta, Disayang Ahok Dilepas Anies
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pemuda tersebut telah meringkuk di rumah tahanan Polres Tangsel.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi