Suara.com - Densus 88 kembali meringkus seorang terduga teroris. Lelaki bernama Eko Budi diringkus di gang Kedung Turi 3, RT 3 RW 8, Kelurahan Kedungdoro Kecamatan Tegalsari, Surabaya.
Eko Budi, 42 tahun, diringkus ketika dirinya hendak berangkat salat tarawih berjamaah di masjid dekat kediamannya.
"Sudah bersiap mau berangkat, tiba-tiba ada Polisi berseragam, pakai senjata (laras) panjang, langsung menodong kearah Eko," ujar seorang perempuan yang mengaku saudara tersangka, Minggu (20/5/2018) malam.
Sementara itu, Ketua RT setempat, Ali Wafi, mengatakan jika sikap Eko berubah dalam beberapa tahun terakhir. Disebutnya, Eko menjadi lebih pendiam dan sedikit tertutup dengan tetangga.
"Dua tahun terakhir, Eko sedikit tertutup dengan para tetangga. Statusnya juga duda 10 tahun ini," ujar RT.
Saat ini, Eko sendiri sudah tidak bekerja, sebelumnya dia bekerja di Hotel Tunjangan.
"Dia pengangguran, dulunya bekerja di Hotel Tunjungan Surabaya sebagai House Keeping, untuk menghidupi kedua anaknya," ungkapnya. (Dimas)
Berita Terkait
-
Final Four Proliga 2026: Jakarta Bhayangkara Presisi Petik Kemenangan di Laga Pembuka
-
PBB Minta Israel Batalkan UU Hukuman Mati Warga Palestina
-
Pulih dari Cedera, Catur Pamungkas Siap Kembali Bela Persebaya Surabaya
-
Arus Mudik 2026, Lalu Lintas Tol SurabayaMojokerto Naik 25,3 Persen
-
Whoosh ke Surabaya: Ambisi Melaju Kilat di Atas Tumpukan Utang Negara
Terpopuler
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
Pilihan
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
Terkini
-
Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah
-
Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu
-
Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa
-
3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!
-
Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana
-
Wujudkan Jakarta Terintegrasi, Pramono Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Koneksi CCTV ke Pemprov
-
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dittipideksus Bareskrim Cekal Founder PT DSI
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Mediasi Buntu, Iran Tolak Mentah-mentah Tawaran Gencatan Senjata AS
-
Jenguk 72 Siswa di Jaktim yang Keracunan Makanan, Pramono: Kondisinya Mulai Stabil