News / Nasional
Jum'at, 20 Maret 2026 | 14:57 WIB
Volume kendaraan yang melakukan arus mudik di Tol Surabaya–Mojokerto (Sumo). (PT Jasamarga Surabaya Mojokerto)
Baca 10 detik
  • Arus mudik Lebaran 2026 menyebabkan 433.227 kendaraan melintasi Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) pada H-10 hingga H-2 Idul Fitri.
  • Peningkatan volume lalu lintas di Tol Sumo mencapai 25,3 persen dari kondisi normal menurut Direktur Utama PT JSM.
  • Meskipun lonjakan, V/C rasio jalan masih aman dan antrean gerbang tol berhasil diurai dengan baik oleh operator.

Suara.com - Lonjakan arus mudik Lebaran 2026 berdampak signifikan pada volume kendaraan di ruas Tol SurabayaMojokerto (Sumo), Jawa Timur. Selama periode H-10 hingga H-2 Idul Fitri 1447 Hijriah, tercatat sebanyak 433.227 kendaraan keluar-masuk Surabaya.

Direktur Utama PT Jasamarga Surabaya Mojokerto, D. Hari Pratama, menyebut peningkatan volume lalu lintas mencapai 25,3 persen dibandingkan kondisi normal.

"Terjadi lonjakan volume lalu lintas yang signifikan di Ruas Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) selama periode arus mudik ini, yang didominasi oleh pergerakan pemudik menuju kampung halaman di berbagai wilayah Jawa Timur maupun sebaliknya," kata Direktur Utama PT Jasamarga Surabaya Mojokerto (JSM), D. Hari Pratama dalam keterangan di Surabaya, seperti dikutip dari Antara, Jumat.

Data perusahaan menunjukkan, kendaraan yang masuk ke Surabaya melalui Gerbang Tol Warugunung mencapai 211.568 unit atau naik 18,9 persen dari kondisi normal sebanyak 177.924 kendaraan.

Sementara itu, jumlah kendaraan yang keluar dari Surabaya tercatat sebanyak 221.659 unit, meningkat 32,2 persen dibandingkan lalu lintas normal yang mencapai 167.743 kendaraan.

Meski terjadi lonjakan signifikan, pihak operator memastikan pelayanan kepada pengguna jalan tetap optimal selama puncak arus mudik.

Menurut Hari, rasio volume terhadap kapasitas jalan (V/C ratio) masih berada dalam batas aman. Selain itu, antrean di gerbang tol juga dapat diurai dengan baik.

"Ini menunjukkan bahwa Tol Sumo semakin diandalkan sebagai jalur utama konektivitas kelancaran mudik antar daerah," ujarnya.

Pihak JSM juga mengingatkan para pengguna jalan tol untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan, termasuk mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

Baca Juga: Bukan Karena Kapal Rusak, Ini Biang Kerok Antrean Kendaraan di Bakauheni

Selain itu, pengendara diminta memastikan saldo uang elektronik mencukupi dan bahan bakar dalam kondisi aman sebelum memasuki jalan tol guna menghindari hambatan di gerbang.

Untuk mendapatkan informasi lalu lintas terkini, pengguna jalan dapat menghubungi layanan One Call Center Jasa Marga Group di nomor 133 atau melalui aplikasi Travoy yang tersedia selama 24 jam.

Load More