Suara.com - Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta menyiapkan alternatif pengalihan arus lalu lintas Jalan Parangtritis antisipasi kemacetan di jalur wisata itu saat libur Idul Fitri 1439 Hijriah.
"Guna mengantisipasi kemacetan di APILL (alat pemberi isyarat lalu lintas) pada persimpangan-persimpangan Jalan Parangtritis kami siapkan alternatif pengalihan arus kendaraan," kata Kepal Dinas Perhubungan Bantul Aris Suharyanto di Bantul, dilansir dari Antara, Senin (28/5/2018).
Ia mengatakan, untuk itu pihaknya mengimbau kepada seluruh wisatawan yang akan menuju objek wisata Pantai Parangtritis saat libur Lebaran agar tidak mengambil jalur Jalan Parangtritis melainkan jalur lain.
Menurut dia, wisatawan yang datang dari arah barat dapat masuk ke Parangtritis melewati perempatan Dongkelan ke selatan melewati Ring Road Bantul timur dan masuk ke Jalan Parangtritis melalui perempatan Bakulan dari barat.
"Dishub Bantul telah memasang RPPJ (rambu pendahulu penunjuk jalan) arah Parangtritis di perempatan APILL Dongkelan (Jalan Bantul) dan perempatan Wojo (Jalan Imogiri Barat)," katanya.
Ia mengatakan, sedangkan wisatawan dari arah timur dapat masuk ke Parangtritis melewati perempatan Wojo ke selatan kemudian perempatan Barongan ke barat dan masuk ke Jalan Parangtritis melalui perempatan Bakulan dari arah timur.
Aris mengatakan, untuk arus balik atau ke luar dari objek wisata Pantai Parangtritis sekiranya dipandang arus kendaraan padat, guna menghindari kemacetan di APILL simpang Druwo, Tembi dan Manding arus wisatawan akan dipecah.
"Arus wisatawan akan dipecah ke barat di Perempatan Bakulan dengan penempatan personel perhubungan di Bakulan dan pemberian peta informasi jalur alternatif di TPR (tempat pemungut retribusi) Parangtritis," katanya.
Aris mengatakan, selama pelaksanaan arus mudik dan arus balik Lebaran 2018 juga akan disediakan alat bantu rekayasa lalu lintas sementara yang akan ditempatkan di jalur utama dan jalur alternatif apabila terjadi kepadatan arus kendaraan.
"Untuk alat bantu rekayasa lalu lintas kita sediakan water barier sebanyak 80 buah dan traffic cone 300 buah, kemudian 40 buah rambu portabel petunjuk arah," katanya.
Sedangkan pemantauan pada ruas jalan wisata, kata dia, dilakukan di sejumlah titik menuju kawasan wisata seperti di wisata Parangtritis, Kebun Buah Mangunan, Hutan Pinus di Dlingo dan Bukit Bintang di Piyungan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
Terkini
-
Bukan Sekadar Revisi, Pemerintah Sebut Perubahan UU HAM Lebih dari 50 Persen
-
Ketua Ombudsman Tersangka Korupsi, DPR Ngaku Tak Tahu Hery Susanto Berkasus Saat Uji Kelayakan
-
Tekan Konsumsi BBM, Pramono Anung Genjot Penggunaan Solar Panel di Jakarta
-
Geledah Rumah Bupati Tulungagung di Surabaya, KPK Temukan Uang Tunai Puluhan Juta
-
Pramono Anung Bakal Pangkas Pajak Warga Jakarta, Ini Bocoran Kebijakan Barunya
-
Apa Tugas Ombudsman? Ketua Hery Susanto Jadi Tersangka Korupsi
-
Sehari Operasi, Anak Buah Pramono Tangkap 6,98 Ton Ikan Sapu-sapu
-
Menaker Dorong Itjen Bertransformasi: dari Pencari Temuan Menjadi Mitra Pencegah Risiko
-
Berapa Gaji Ketua Ombudsman? Baru Dilantik Seminggu, Kini Jadi Tersangka Korupsi
-
Polda Metro Jaya Hentikan Kasus Ijazah Palsu Jokowi untuk 3 Tersangka, Ini Alasannya