Suara.com - Divisi Profesi Pengamanan (Propam) Mabes Polri melakukan pemeriksaan terhadap anggota polisi Polsek Kembangan, Jakarta Barat, Inisial VS. VS diduga mencoba melakukan pemerasan.
Kepala Divisi Propam Mabes Polri Inspektur Jenderal Martuani Sornim mengatakan VS yang berpangkat Ajun Komisaris Polisi dan bertugas sebagai Kepala Unit Reserse Kriminal, Polsek Kembangan.
"Diperiksa karena melakukan percobaan pemerasan," kata Martuani dihubungi, Rabu (6/6/2018)
Martuani belum dapat menjelaskan percobaan pemerasan yang dilakukan VS, apakah terkait sebuah perkara kasus.
"Itu ditangani Biro Paminal (Mabes Polri) masih diperiksa. Penyalahgunaan wewenang dengan meminta sejumlah uang," ujar Martuani.
Sebelumnya, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menaikan tunjangan kinerja anggota Polri sebesar 70 persen. Hal itu disampaikan Jokowi pada acara buka puasa bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Markas Besar TNI, di Cilangkap, Jakarta Timur, kemarin.
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto menegaskan dengan tunjangan itu pun agar tak ada oknum polisi yang melakukan pemungutan liar.
"Diharapkan tidak ada lagi penyimpangan-penyimpangan (pungli). Kami kan ada gaji pokok, tunjangan kinerja," kata Setyo siang tadi, di Monas, Jakarta Pusat.
Berita Terkait
-
Tunjangan Naik, Polri: Jangan Lagi Ada Polisi Tukang Pungli
-
Tambah Rp 44,4 Triliun, Polri Butuh Biaya Satgas Antiteror Polda
-
Kabar Kasus 'Chat Mesum' Rizieq Dihentikan, Mabes Polri Bungkam
-
Cegah Kriminalitas, Polisi Berpakaian Preman Menyebar saat Mudik
-
Kapolri Andalkan Satgas Pangan Berantas Mafia Harga dan Kartel
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!
-
Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal
-
Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah
-
Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan