Suara.com - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror dibantu jajaran Polda Jambi menangkap dua orang teroris di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi. Kedua terduga teroris ini masuk jaringan Jemaah Ansharut Daulah (JAD).
Dari informasi, penangkapan tersebut dilakukan pada Kamis (7/6/2018) sekitar pukul 16.00 WIB.
Informasi ini dibenarkan Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Jambi, AKBP Kuswahyudi Tresnadi.
Ia menyebut, kedua teroris itu bernama Suprapto (24) warga Desa Sepunggur, Kecamatan Batin II Babeko dan Giovani (27) warga Pasir Putih, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo.
Kuswahyudi mengatakan, kedua tersangka tersebut saat ini diamankan di Polres Bungo untuk dilakukan pemeriksaan.
"Dalam waktu dekat akan dibawa ke Jambi untuk ditahan di Mako Brimob Polda Jambi," kata Kuswahyudi saat dihubungi di Jambi, Jumat (8/6/2018).
Ia menyebutkan, keduanya merupakan satu jaringan dengan pelaku penyerangan Polres Dharmasraya yang sempat heboh beberapa waktu lalu.
Salah satu pelaku penyerangan berujung pembakaran di Mapolres Dharmasraya itu adalah Eka. Ia diketahui sebagai anggota JAD yang juga satu jaringan dengan kelompok penyerang di Surabaya dan Riau.
Berita Terkait
-
Al Chaidar: Sangat Mungkin Masjid Jadi Tempat Pembentukan Teroris
-
Mayat Bayi Terbungkus Jilbab Ungkap Skandal Hubungan Sedarah
-
Kakak Beradik Pelaku Hubungan Sedarah Diusir dari Kampung
-
Hubungan Intim Sedarah, Ibu dan 2 Anak Kandungnya Ditangkap
-
Fahri Curiga Gerakan Radikal Ditunggangi agar APBN Terpakai Habis
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin