Suara.com - Satu keluarga yang terdiri dari seorang ibu, AD (38), bersama dua orang anaknya, AS (18) dan WA (15) mendekam di sel tahanan Polres Batanghari setelah ditangkap karena melakukan hubungan sedarah. Namun polisi menangkap berlatar kasus aborsi.
WA ditangkap karena diduga melakukam aborsi terhadap bayi yang dikandungnya. Sementara itu AD, ikut diamankan karena diduga turut serta dalam perbuatan pidana yang dilakukan anaknya.
Sementara itu AS, merupakan orang yang telah menghamili WA, yang tidak lain adalah adik kandungnya. Atas perbuatannya, AS juga diamankan guna proses lebih lanjut.
Selain sanksi pidana, AS dan WA juga akan mendapatkan sanksi sosial karena telah melakukan hubungan inses atau sedarah. Keduanya pun akan diusir dari desa.
Kepala Desa Pulau, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batanghari Damanhuri mengatakan, pihak keluarga pelaku tidak menerima mereka lagi. Bahkan pihak keluarga sebelumnya juha menolak jasad bayi yang digugurkan WA dimakamkan di Desa Pulau.
"Dari pihak keluarga tidak menerima lagi mereka di sini. Mereka juga tidak menerima jasad bayi tersebut dimakamkan di Desa Pulau," kata Damanhuri saat dikonfirmasi via ponselnya.
Lebih lanjut Damanhuri mengatakan, para pelaku juga akan diusir dari desa. Ini sesuai dengan kesepakatan yang diambil dalam musyawarah antara lembaga adat, perangkat desa, dan warga.
"Tahun lalu sudah ada (disepakati, red) aturannya. Bahwasanya jika ada kejadian seperti ini akan diusir dari desa, tidak boleh lagi tinggal di sini," pungkas Damanhuri.
Berita ini kali pertama diterbitkan metrojambi.com dengan judul "Kakak Beradik Pelaku Inses akan Diusir dari Desa"
Baca Juga: Heboh Hubungan Sedarah Kakak Hamili Adik, Pelaku di Bawah Umur
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Cerita Warga Pilih Takbiran di Bundaran HI, Ogah Mudik Gegara Takut Ditanya Kapan Nikah
-
Ucapkan Selamat Idulfitri, Prabowo Subianto Ajak Masyarakat Pererat Persatuan
-
Potret Hangat Lebaran Presiden Prabowo: Makan Bareng Titiek Soeharto, Didit, dan Bobby Kertanegara
-
Israel Blokir Akses Al Aqsa untuk Pertama Kali Sejak 1967, Ratusan Umat Muslim Gagal Salat Id
-
Malam Takbiran, Masyarakat Mulai Padati Bundaran HI Meski Cuaca Masih Diguyur Hujan
-
Pabrik Plastik Cengkareng Terbakar Diduga Akibat Lemparan Petasan, Wali Kota Jakbar: Ini Berbahaya
-
Prabowo Tiba di Medan, Akan Takbiran di Sumut dan Salat Id di Aceh Tamiang
-
Jabodetabek Berpotensi Dilanda Hujan Petir dan Angin Kencang di Malam Takbiran
-
Drama Mudik di Senen: Ditipu Tiket Rp540 Ribu, Pasutri Beruntung Diselamatkan Aksi Cepat Polisi
-
Iran Serang Yerusalem Barat, Haifa, dan Pangkalan AS di UEA dalam Fase Lanjutan Operasi Militer