Suara.com - Kondisi depan gerbang Tol Cikampek saat ini belum tampak ada antrean panjang. Sejauh ini situasi menuju gerbang tol tersebut masih lengang dari kendaraan.
Kondisi itu terpantau dari kamera pengawas atau CCTV Kementrian Perhubungan (Kemenhub), Sabtu (9/6/2018) sore ini.
Sementara itu, kondisi arus lintas dari arah Cikarang menuju ke Bekasi Kota terlihat padat pada Sabtu sore pukul 16:43 WIB. Terlihat ada sedikit antrean kendaraan di dekat perempatan Terminal Bekasi.
Akan tetapi secara garis besar kondisi jalan tersebut masih ramai lancar. Kemacetan tersebut didominasi oleh kendaraan pribadi roda empat serta roda dua.
Sebaliknya, dari pantauan langsung CCTV Kemenhub, arus lalu lintas dari arah Bekasi Kota menuju Cikarang terlihat lengang, hanya beberapa kendaraan baik mobil maupun motor yang terpantau melintas.
Beralih ke situasi Jalan Alternatif Tengah Karawang terpantau padat ramai. Sejumlah kendaraan pribadi roda empat tampak mengantre dari Karawang menuju Cikampek. Akan tetapi antrean tersebut tidak berlangsung lama.
Dari pantauan CCTV di Kantor Kemenhub, kendaraan roda dua mendominasi jalan dari arah Karawang menuju Cikampek pada Sabtu (9/6/2018) pukul 16.50 WIB.
Sebaliknya, dari arah Cikampek menuju wilayah Karawang terpantau ramai lancar cenderung lengang.
Berita Terkait
-
Penting, Ini Pesan Kemenhub Bagi Pemudik di Tol Fungsional
-
Jasa Marga Perkirakan Volume Kendaraan H-6 Mencapai 112 Ribu
-
Kendaraan Padat, Contra Flow Sempat Diberlakukan di Tol Cikampek
-
Sabtu Pagi, 70 Ribu Lebih Kendaraan Masuk Tol Cikarang Utama
-
Aksi Lempar Batu di Tol Cikampek, Polisi Sempat Salah Tangkap
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia