Suara.com - Yusi Fadila selebgram asal Batam mendapat kesempatan bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara. Keberuntungannya itu diperoleh setelah video mukbang (makan-makan) karyanya menjadi viral di media sosial Instagram.
Postingannya yang diunggah pada bulan Mei 2018 itu berhasil menarik 126.305 viewers dari seluruh penjuru Indonesia.
Tidak saja bertemu Jokowi, Yusi juga bertemu pada artis dan selebritis. Agenda pertemuan itu dibungkus dengan tema "Asian Games 2018."
"Awalnya saya mengira undangan dari staf Kepresidenan tersebut hoax, saya tidak menanggapi pesan tersebut selama beberapa minggu," kata Yusi Fadila selebgram Batam saat seperti dikutip lama Batamnews (jejaring Suara.com), Jumat (8/6/2018).
Yusi mengatakan, dirinya baru mempercayai undangan tersebut, saat salah seorang staf kepresidenan mengirimkan voucher menginap di salah satu hotel di Jakarta.
Selain itu yang membuat dirinya semakin yakin saat staf kepresidenan tersebut kembali mengirimkan kode penerbangan Maskapai Garuda dari Bandara Hang Nadim Batam menuju Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta.
Undangan tersebut terdiri dari 34 selebgram Indonesia serta 128 artis dan youtubers.
Agendanya bertujuan untuk mempromosikan Asian Games 2018 yang akan diselenggarakan di Jakarta dan Palembang mulai dari 18 Agustus 2018 hingga 2 September 2018.
Yusi mengatakan pertemuan di Istana Negara dengan Presiden Joko Widodo masih membekas di benaknya.
"Masih anget, belum panas apalagi demam," kata Yusi yang memperagakan perkataan Jokowi saat memimpin pertemuan tersebut.
"Sampai sekarang saya masih tidak menyangka bisa bertemu Bapak Jokowi ke istananya bersama seluruh selebgram, youtubers sampai artis papan atas Indonesia," imbuhnya.
Yusi menambahkan bahwa kegiatan tersebut sangat membuat dirinya lebih bersemangat membuat konten-konten yang lebih baik, menghibur, dan pastinya tidak mengandung unsur SARA.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global
-
Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku
-
Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK
-
Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut
-
Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP
-
Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan
-
Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus
-
Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?
-
Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas