Suara.com - Arus lalu lintas di jalur selatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada H-4 jelang Lebaran terpantau ramai lancar. Namun, memasuki malam hari sempat terjadi kemacetan lantaran ada insiden kecelakaan ringan di sebuah turunan, tepatnya di pos tangan Nagreg.
Kecelakaan itu menyebabkan oli kendaraan tumpah ke jalan. Petugas kepolisian pun sibuk menutup sebagian jalan sehingga arus lalu lintas sedikit tersendat. Kemacetan tidak bertahan lama lantaran petugas kepolisian langsung bergerak cepat mengurai kendaraan dan kembali membuka ruas jalan yang sempat ditutup sebelumnya.
"Kami melakukan rekayasa dengan menutup satu lajur, setelah dibersihkan, arus kembali dibuka," kata Kepala Kepolisian Resor Bandung, Ajun Komisaris Besar Indra Hermawan di Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (12/6/2018).
Menurut dia, hingga H-3, kendaraan yang keluar dari pintu tol Cileunyi berjumlah 282 ribu unit. Sementara yang melintasi jalur Nagreg, hanya sekitar 182 ribu unit. Sisanya kendaraan roda empat itu melintasi jalur tengah Sumedang.
"Ini bisa dilihat dari beberapa faktor karena libur panjang dan pemudik bisa memilih waktu kapan mau mudik, ditambah infrastuktur di jalur utara sudah bagus hingga Jawa tengah," jelasnya.
Berdasarkan pantauan Suara.com, kendaraan roda dua cukup banyak melintasi jalur selatan Nagreg. Pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua rata-rata mampu memacu tunggangannya dengan kecepatan 40 kilometer per jam.
Menurut data dari Posko Induk Nagreg, Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, jumlah kendaraan yang melintasi Nagreg pada H-3, hingga pukul 19.00 WIB, berjumlah sekitar 75.901 unit. Kendaraan roda dua yang melintasi jalur Nagreg berjumlah sebanyak 50.052 unit.
"Sisanya sebanyak 22.383 merupakan kendaraan pribadi, pick-up dan angkot, sisanya mobil bus," kata Anggota Bidang Humas, Dishub Kabupaten Bandung, Riyan Finanda Putra. (Aminuddin).
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Diversifikasi Kearifan Lokal Desa Citengah dalam Pengembangan Desain Batik
-
Bisakah Sea Farming Berbasis Adat Menyelamatkan Ekonomi Nelayan Pesisir?
-
Indonesia Hadapi Tiga Krisis Lingkungan: Apa Dampaknya dan Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Cerita Rocky Gerung Bantu Prabowo 'Serang Balik' Jokowi lewat Buku Francis Fukuyama
-
PDIP Soroti Prajurit TNI di Bawah Kendali BOP: Beresiko Tinggi Secara Politik Maupun Militer
-
Bamsoet Kenalkan Buku Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung, Ungkap Sikap Ekonomi-Politik
-
Gerindra Imbau Para Pengusaha dan Taipan Bertaubat: Umur Gak Ada yang Tahu
-
Bukan Sekadar Hujan Biasa! Ini Alasan Ilmiah BMKG Prediksi Curah Hujan Ekstrem Pekan Depan
-
Dialog dengan Wakil Presiden RI dan Kementerian Pariwisata, InJourney Paparkan Usulan Strategis
-
Bamsoet Sebut Prabowo Ogah Punya Lawan, Singgung Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto