Suara.com - Identitas mayat laki-laki yang ditemukan di dalam toilet Stasiun Pengisiaan Bahan Bakar Umum (SPBU) akhirnya terungkap. Korban tewas dengan luka sayatan di leher itu berinisial YR (32).
Kapolsek Sukmajaya Kompol Roni Agus Wowor menyampaikan jika identitas korban diketahui setelah polisi meminta keterangan keluarga.
"Informasi keluarga diketahui bahwa korban adalah bernama YR, 37 tahun," kata Roni saat dihubungi Suara.com, Rabu, (13/6/2018).
Roni menyampaikan, aksi bunuh diri itu dilakukan YR lantaran memiliki riyawat gangguan jiwa. Menurut keterangan keluarga, kata Roni, YR juga pernah melakukan percobaan bunuh diri pada 2016 lalu.
"Korban punya gangguan jiwa. Menurut keluarga korban bahwa pada tahun 2016 korban pernah mencoba bunuh diri dengan cara yang sama," kata Roni.
Sebelumnya, mayat laki-laki ditemukan di dalam toilet SPBU Jalan Kartini, Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat, Selasa (12/6/2018) malam. Penemuan mayat lelaki itu terungkap setelah seorang pengunjung wanita hendak menggunakan toilet SPBU. Namun, pengunjung SPBU itu terkaget setelah melihat darah berlumuran keluar dari pintu toilet.
Selanjutnya, saksi pun langsung melaporkan kejadian itu ke pengelola SPBU guna membuka paksa pintu toilet yang terkunci dari dalam. Sontak, petugas pun melihat ada sosok mayat laki-laki dengan posisi terlentang di dalam toilet. Kasus penemuan mayat itu pun langsung dilaporkan ke polisi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?
-
Noel Ngaku Dilarang Ungkap Partai K: Benernya Lidah Gue Mau Ngomongin Hari Ini
-
Prabowo Sentil Bogor Semrawut Banyak Spanduk, Wawako Jenal: 61 Baliho Sudah Kami Bongkar
-
Saksi Kasus Noel Ebenezer Ungkap Ada 4 Orang dari Kejagung Minta Duit Masing-masing Rp 1,5 Miliar
-
DJKI Perkenalkan Layanan Konsultasi Kekayaan Intelektual Melalui Video Call