Suara.com - Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid menyarankan agar kepolisian segera mengumumkan secara resmi Surat Penghentian Penyidikan atau SP3 atas kasus chat pornografi yang menyeret Habib Rizieq Shihab.
Menurut dia, hal itu perlu segera dilakukan agar menghentikan polemik yang terus bergulir seputar kasus tersebut.
Ia menjelaskan, yang dilakukan kepolisian dengan mengirimkan langsung SP3 kepada pengacara Habib Rizieq merupakan hal yang wajar. Namun akan lebih baik jika kepolisian mau memberikan keterangan secara resmi.
"Polisi yang segera menyampaikan kemarin surat dikirim ke pengacara, pengacara ke Pak Habib Rizieq. Itu secara prosedur boleh-boleh saja, tapi kan ini permasalahan yang sudah polemik," ujar Hidayat saat menggelar acara open house di rumah dinasnya, Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (16/6/2018).
Menurut dia, pernyataan yang disampaikan oleh Habib Rizieq melalui video belum mampu meredam polemik apabila pernyataan itu tidak didukung pihak kepolisian.
"Justru kalau itu polisi yang mengumumkan akan segera meredekan konflik. Karena muara ke polisi. Tapi kalau polisi menggantung, padahal SP3 sudah keluar tapi esensi agar ketegangan konflik bisa dihilangkan, hukum bisa ditegakkan ya nggak terwujud," imbuh Wakil Ketua Majelis Syuro PKS ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara