Suara.com - Pembangunan jalur Tol Nganjuk-Ngawi di Jawa Timur belum sepenuhnya usai. Terkini, sebuah masjid yang ada di daerah itu rencananya akan dibongkar karena berada di jalur perlintasan jalur tol. Yakni Masjid Al Falah Kalimati.
Usai Lebaran tahun ini, rencananya masjid tersebut akan dirobohkan agar pembangunan jalur tol Nganjuk-Ngawi bisa terselesaikan.
Sejumlah warga membenarkan apabila masjid tersebut akan segera dirobohkan. Hal ini seperti dikatakan warga Dusun Kalimati, Kecamatan Tanjung Anom, Kabupaten Nganjuk, Suminten (54).
"Masjid Al Falah rencanane bakal dibongkar, soale embonge mboten dados-dados (Masjid Al Falah rencananya akan dibongkar, karena jalannya (tol) tidak bisa selesai)," ujarnya dengan logat Bahasa Jawa khas Nganjuk.
Menurut dia, pembongkaran rencananya akan dilakukan, setelah arus mudik dan arus balik Lebaran usai.
Senada dengan Suminten, Supini, warga lainnya juga membenarkan apabila masjid di desanya itu kemungkinan akan dirobohkan dan dipindahkan ke lokasi baru.
"Badhe dipindah ten gang sebelah (Akan dipindah di gang sebelah)," kata Supini.
Perlu diketahui, Masjid Al Falah berada di Rest Area Km 657, jalan Tol Nganjuk-Ngawi. (Dimas Angga P)
Baca Juga: Penangkapan Mantan Teroris di Karanganyar Masih Dikembangkan
Berita Terkait
-
H-1 Idul Fitri, Antrean "Toron" di Jembatan Suramadu Mengular
-
Masjid sampai Pesantren Rusak Berat karena Gempa di Sumenep
-
Jelang Lebaran, Densus 88 Tangkap 5 Terduga Teroris JAD di Blitar
-
Nonton Piala Dunia di Rusia, Kunjungi Tujuh Masjid Terunik Ini!
-
Kisah Nenek Bulen, Penyapu Halaman Masjid Sulthan Malikussaleh
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Dugaan Pelecehan 5 Santri Syekh Ahmad Al Misry, DPR Desak Polri Gandeng Interpol Seret SAM ke RI
-
Soal Dugaan Bobby Nasution Tampar Sopir BUMD, Pengamat: Harusnya Kedepankan Cara Edukatif
-
Pesan Singkat Puan soal Kasus Andrie Yunus: Berikan Proses yang Adil Seadil-adilnya!
-
Iran Ancam Tutup Laut Merah, Apa Dampaknya bagi Dunia?
-
Citra Satelit Ungkap Penghancuran Sistematis Desa Lebanon Selatan Oleh Israel, Ini Wujudnya
-
Dinilai Terlalu Provokatif, Mabes Polri Didesak Usut Dugaan Makar dari Pernyataan Saiful Mujani
-
27 Psikiater Analisis Kondisi Mental Donald Trump, Apa Hasilnya?
-
KontraS Ragukan Motif Dendam Pribadi dalam Kasus Andrie Yunus, Soroti Dugaan Putus Rantai Komando
-
Ironi Ketua Ombudsman Hery Susanto: Jadi Tersangka Kejagung, Padahal Baru Seminggu Dilantik Prabowo
-
Skandal Suaka LGBT, Warga Pakistan dan Bangladesh Ngaku Gay Demi Jadi Warga Negara Inggris