Suara.com - Tim Search and Rescue (SAR) gabungan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat terus melakukan pencarian Yogi Setiawan, wisatawan asal Bandung yang hilang tenggelam di Pantai Istiqomah, Palabuhan Ratu. Diduga Yogi tak bisa berenang.
"Korban diketahui bernama Yogi Setiawan (18), warga Kampung Sukahayu, Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Bandung. Saat kejadian, pemuda tersebut menggunakan celana pendek merah," kata Ketua Harian Badan Penyelamatan Wisata Tirta Kabupaten Sukabumi Yanyan Nuryanto di Sukabumi, Selasa (19/6/2018).
Kecelakaan laut tersebut bermula korban bersama rekannya berenang di Pantai Istiqomah, Desa Citepus yang saat itu air laut tengah pasang. Diduga tidak bisa berenang dan gelombang tinggi korban pun terbawa arus laut yang saat itu tengah deras.
Rekannya, Wahid yang melihat kejadian itu mencoba menolong Yogi. Namun karena gelombang dan ombak cukup tinggi akhirnya korban terseret arus dan tubuhnya hilang tenggelam.
Menurutnya, saat ini tim SAR gabungan masih melakukan pencarian di sekitar lokasi hilang tenggelamnya korban. Namun karena air laut tengah pasang petugas penyelamat kesulitan melakukan pencarian.
"Diharapkan korban bisa segera ditemukan, namun jika melihat lamanya pemuda tersebut tenggelam kemungkinan besar sudah meninggal dunia," tambahnya.
Sementara, Ketua Forum Koordinasi SAR Daerah Kabupaten Sukabumi Okih Fajri mengatakan selain kecelakaan laut di Pantai Istiqomah, satu wisatawan lainnya yakni Aden Nandang Hadi Suryana (30) warga Pabuaran, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi juga hilang tenggelam.
Korban tenggelam di Pantai Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi saat tengah mancing bersama empat rekannya.
"Hingga saat ini kami masih melakukan pencarian di sekitar lokasi hilangnya korban dengan cara melakukan penyisiran di darat yang dibantu petugas lainnya seperti dari Polair Polres Sukabumi, TNI serta relawan lainnya," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
PDIP Kritik Pengelolaan Mudik 2026, Sebut Indonesia Masih Tertinggal dari China
-
Mudik Lebaran 2026, KAI Sebut 300 Ribu Tiket Kereta Masih Tersedia
-
Bareskrim Bongkar Peredaran 14 Ton Daging Domba Australia Kedaluwarsa di Jakarta-Tangerang
-
Menlu Iran Abbas Araghchi: Tak Ada Gencatan Senjata, Pembalasan Akan Terus Berlanjut!
-
Viral! Walkot Muslim Kebanggaan Netizen Indonesia Panen Hujatan Setelah Bertemu Komunitas Yahudi
-
Momen Anwar Usman Bacakan Putusan MK Terakhir, Sampaikan Permohonan Maaf dan Pamit Jelang Pensiun
-
Rapper Bobby Vylan Teriakan Kematian untuk Tentara Israel di London, Komunitas Yahudi Ketar-ketir
-
Ledakan Dahsyat di UEA! Rudal Iran Hancurkan Gudang Peluru AS di Al Dhafra
-
Brutal! Rudal Israel Serang Gaza: 13 Orang Tewas, Termasuk Anak-anak dan Ibu Hamil
-
Di Balik Ramainya Mudik Lebaran, Ada Porter yang Hanya Bisa Pulang Sehari