Suara.com - Dua wisatawan yang tengah berlibur di laut selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat di dua lokasi berbeda hilang tenggelam saat sedang berenang bersama kerabatnya.
"Benar, ada dua kasus kecelakaan laut pada Selasa, (19/6) saat ini anggota kami tengah melakukan penyisiran," kata Ketua Forum Koordinasi SAR Daerah (FKSD) Kabupaten Sukabumi Okih Fajri di Sukabumi, Selasa (19/6/2018).
Informasi yang dihimpun dua kasus kecelakaan laut tersebut terjadi di Pantai Kalapa Condong, Desa Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap dengan korban diketahui bernama Aden Nandang Hadi Suryana (30) warga Pabuaran, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi.
Sementara, seorang korban lainnya yang saat ini masih dicari identitasnya karena keluarga korban masih trauma dan belum bisa dimintai keterangan hilang tenggelam di Pantai Dolpin atau Lumba-Lumba, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu.
"Kami sudah berkoordinasi dengan life guard dan petugas SAR lainnya untuk melakukan pencarian. Sementara anggota kami melakukan penyisiran di darat sekitar tempat hilang tenggelamnya korban," tambahnya.
Sementara, Ketua Harian Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Sukabumi Yanyan Nuryanto mengatakan pihaknya sudah menyiapkan anggota untuk melakukan pencarian dan mengawasi wisatawan yang tengah bermain maupun berenang di pantai.
"Kami terus memperketat keamanan di sekitar objek wisata pantai Kabupaten Sukabumi untuk menekan kecelakaan laut. Namun karena personel yang tidak sebanding dengan jumlah wisatawan kami bekerja harus ekstra dengan memperingati wisatawan agar tidak berenang di lokasi rawan," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali