Suara.com - Di acara Halal Bihalal Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang berlangsung di Balai Kota pada Kamis pagi tadi (21/06/2018), juga hadir para penyandang disabilitas. Terdiri dari para penyandang tunanetra dan penyandang keterbatasan fisik.
Menurut pengamatan Suara.com, mereka ikut mengantre untuk bersalaman dengan Gubernur Jakarta Anies Baswedan dan istri Ferry Farhati Ganis, serta Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno dan istri Nur Asia Uno.
Kemudian mereka juga bersalaman dengan Sekretaris Daerah Provinsi Jakarta Saefullah, ibunda Sandiaga, Mien Uno, dan jajaran Pemprov DKI Jakarta.
Saat bersalaman dengan Anies-Sandiaga, para penyandang disabilitas sempat mengeluhkan masalah yang dialami mereka kepada Anies-Sandiaga.
Juwariah, salah satu penyandang tunanetra menyatakan dirinya datang dari Tangerang Selatan bersama teman-temannya sesama penyandang tunanetra, agar bisa bertemu dan berjabat tangan dengan Anies-Sandiaga.
"Kita janjian dari kemarin. Berangkat Tangerang Selatan naik kereta jam 06.00 pagi tadi," ujar Juwariah usai mengikuti acara di Balai Kota itu.
Ini adalah halal bihalal pertama di Balai Kota yang ia ikuti sekaligus bisa bertemu gubernur dan walikota Jakarta.
Dalam kesempatan itu, Juwariah menyampaikan keluhan pernah terkena razia Dinas Sosial Provinsi Jakarta saat mengamen di Pasar Tanah Abang, Jakarta. Ia ditangkap, dan ditempatkan di penampungan.
Ia pun menceritakan alasan mengamen karena pekerjaannya sebagai tukang pijat sedang sepi. Karena itu, ia memutuskan untuk mengamen karena bakat yang dimilikinya.
Baca Juga: Dianggap Fitnah Habiburokhman, ACTA Laporkan Balik Danick Danoko
"Inginnya Bapak Anies membebaskan kita (penyandang tunanetra) untuk berkarya" tukas Juwariyah.
Dan ia pun mendoakan Anies untuk menjadi Presiden di 2019 mendatang.
"Kita doakan mudah-mudahan Bapak Anies terus peduli sama kita-kita, kita doakan bisa jadi Presiden," tandasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Gus Ipul Ajak ASN Kemensos Turun Ground Check DTSEN
-
Kisah Dokter Diaspora Terobos Sekat Birokrasi demi Misi Kemanusiaan di Sumatra
-
Sarmuji Luruskan Fatsun Politik Fraksi Golkar: Bukan Larang Kritik Prabowo-Gibran, Tapi Ada Etikanya
-
Respons Keluhan Warga, Kemensos Libatkan YLKI Awasi Penonaktifan BPJS PBI
-
Niat Gasak HP ASN di Tengah Gemerlap Imlek di Bundaran HI, Pria Paruh Baya Diciduk
-
Geledah Rumah di Ciputat, KPK Sita Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar Terkait Kasus Bea Cukai
-
Ancaman Bagi Koruptor! Gibran Ingin Aset Hasil Judol Hingga Korupsi Disita, Apa Kata Pukat UGM?
-
Penumpang LRT Jabodebek Usul Penambahan Gerbong Khusus Wanita Guna Cegah Pelecehan
-
Hasto PDIP Tegaskan Bencana Adalah Teguran atas Kebijakan Masa Lalu, Harus Evaluasi Total!
-
Teror Cairan Kimia di Cempaka Putih: Saat Pelajar Jadi Korban Serangan Acak Teman Sebayanya