Suara.com - Kuasa Hukum korban pengeroyokan (RKY) Febby Sagita yakin pelaku pengeroyokan adalah anggota DPR RI yang juga politisi PDI Perjuangan Herman Heri. Pihaknya berasumsi demikian merujuk pada kendaraan yang digunakan oleh pelaku.
Febby mengatakan telah melakukan pengecekan terhadap plat nomor kendaraan milik pelaku. Menurut hasil pengecekan, kendaraan yang digunakan adalah milik sebuah perusahaan yang berlokasi di Jakarta Selatan.
"Mobil seperti ini jarang dan tidak banyak dimiliki masyarakat umum, oleh karena itu jadi lebih gampang untuk mengidentifikasi milik siapa mobil tersebut," kata Febby di Polres Jakarta Selatan, Kamis (21/6/2018).
Febby menambahkan pihaknya mencari informasi lewat teman-temannya yang paham tentang otomotif. Setelah ditelusuri kendaraan tersebut adalah milik anggota DPR RI Herman Heri.
"Setelah kami cari foto herman herry dan menunjukan kepada korban, 100 persen mereka yakin yang kami duga menjadi pelaku penganiayaan tersebut adalah herman herry anggota Komisi III DPR RI," jelasnya.
Febby menjelaskan hari ini pihaknya telah membawa bukti berupa foto hasil visum. Dan foto mobil Herman Heri, Roll Royce B 88 NTT).
"Dan hari ini juga secara formal disampaikan pemanggilan terhadap korban dan juga istri, termasuk korban dan saksi juga untuk menghadap Senin (25/6/2018) untuk dilakukan BAP," tandas Febby.
Berita Terkait
-
Anggota DPR Dilaporkan Atas Tindakan Pengeroyokan
-
Jamin Komjen Iriawan Tak Campuri Pilkada Jabar, Ini Alasan PDIP
-
Dinilai Menipu Rakyat, Fadli Zon Dukung Hak Angket Iriawan di DPR
-
Senangnya Terpidana Suap Hakim Dibawakan Nasi Jaha Saat Lebaran
-
Diberi Jatah 2 Kali, Keluarga Aditya Moha Berlebaran di Rutan KPK
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara