Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan pihak keamanan terus melakukan operasi terkait penanggulangan terorisme. Baginya penanggulangan masalah terorisme tidak bisa dilakukan ketika muncul sebuah tindakan teror saja.
Wiranto menyebut aparat keamanan telah melakukan tingkat keamanan dengan melakukan tingkat kewaspadaan yang tinggi. Hal tersebut bertujuan agar kegiatan terorisme tidak menjadi ancaman bagi masyarakat.
"Aparat keamanan melakukan tingkat kewaspadaan yang cukup tinggi agar kegiatan teror tidak menjadi bagian rongrongan ancaman yang terus terjadi dalam masyarakat," kata Wiranto di Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat No.15, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (22/6/2018).
Wiranto menjelaskan sebelum pemilu dan hari raya lebaran aparat keamanan telah melakukan penangkapan terhadap tokoh dan agen teroris. Menurutnya itu menjadi bagian dari usaha aparat keamanan untuk menciptakan ketenangan di tengah masyarakat.
"Penangkapan tokoh dan agen teroris merupakan bagian dari usaha aparat keamanan untuk menciptakan keamanan bagi masyarakat," jelasnya.
Wiranto menambahkan bahwa usaha penanggulangan terorisme juga merupakan bagian untuk menciptakan proses pemerintahan atau kenegaraan yang akan segera dilaksanakan.
Sementara soal hukuman mati yang dijatuhkan ke Pimpinan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Aman Abdurrahman oleh Majelis Hakim Pengadilan Jakarta Selatan, Jumat (22/6/2018) tadi, Wiranto tak banyak menanggapi.
"Tidak boleh ditanggapi karena itu proses hukum," tandas Wiranto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
Terkini
-
Ada MBG Berbasis Komunitas di Purwakarta, Perempuan Diminta Jadi Pengelola Gizi Keluarga
-
Rocky Gerung Sindir Pertemuan Prabowo dengan Tokoh Kritis: Tanda Pemerintah Sedang Cemas?
-
Pompa Saja Tak Cukup! Pramono Kaji Pembangunan 'Jalan Melayang' untuk Atasi Banjir Daan Mogot
-
Hasto Kristiyanto Ungkap Alasan PDIP Tetap Pertahankan Ambang Batas Parlemen
-
Lawan Banjir Daan Mogot, Pramono Anung Siapkan Pompa Stasioner Berkapasitas 7 Kali Lipat
-
Prabowo Sentil Bali Kotor, Gubernur Wayan Koster: Sampah Kiriman dari Luar Daerah
-
Politik Luar Negeri Versi Prabowo: Tak Ikut Blok Mana Pun, Harus Siap Hadapi Dunia Sendiri
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks