Suara.com - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat (Jabar) Harminus Koto mengimbau agar petugas pengawas segera membersihkan alat peraga kampanye memasuki masa tenang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Jawa Barat hari Minggu (24/6/2018) besok.
"Saya sudah mengimbau agar besok itu sudah ditertibkan alat peraga, mulai nanti tengah malam alat peraga dicabuti sampai bersih karena kan sudah masuk masa tenang," ucap Harminus usai apel kesiapan Pilkada Serentak, di lapangan Sport Center Jabar, Jalan Arcamanik, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (23/6/2018).
Ia mengatakan, Bawaslu siap mengawal berlangsungnya pesta demokrasi di Jawa Barat. Selain membereskan alat peraga kampanye, Bawaslu pun mengimbau, petugasnya harus bisa mengawasi potensi kecurangan seperti adanya indikasi money politic atau kasus lain.
"Kita menyatakan siap di 627 kecamatan dan seluruh desa dan kelurahan maupun TPS," kata dia.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Komjen Mochammad Iriawan mengaku optimis perhelatan Pilkada serentak di Jawa Barat bakal berlangsung aman, lancar juga tertib. Dia berharap hajat demokrasi di Jawa Barat itu akan berjalan sesuai peraturan yang ditetapkan KPU.
Ia pun menegaskan proses pemungutan dan penghitungan suara, sampai dengan penetapan hasil perolehan suara bisa berjalan lancar.
"Sampai nanti terpilih dan dilantiknya para Kepala Daerah yang sesuai dengan kehendak dan suara mayoritas masyarakat yang memiliki hak pilih," kata Iriawan. (Aminuddin)
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Mahfud MD Bongkar Fenomena 'Peradilan Sesat': Hakim Bisa Diteror hingga Dijanjikan Promosi Jabatan
-
Soal Pemindahan Ibu Kota ke IKN, Politikus PKB Tegaskan Putusan MK Jadi Rujukan Final
-
Ajarkan Seni Debat, Gibran Bagikan Tips Khusus ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Dicurangi Juri LCC
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya
-
Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia
-
Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir
-
Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP
-
Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat
-
4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus