Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) menghibahkan Rp 1,6 triliun kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar. Dana hibah itu untuk pendanaan kegiatan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar pada Rabu (27/6/2018) nanti.
Penjabat (Pj) Gubernur Jabar, Komjen Mochammad Iriawan mengatakan, bantuan itu sesuai dengan Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 15 Tahun 2017 juncto Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 27 Tahun 2017 tentang Pendanaan Kegiatan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Tahun 2018.
"Ini esuai dengan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 51 Tahun 2015, telah dialokasikan pendanaan bersama," ujar Iriawan saat memberikan sambutan kegiatan Apel Kesiapan Pilkada Serentak, di lapangan Sport Jabar, Jalan Arcamanik, Bandung,, Jawa Barat, Sabtu (23/6/2018).
Rincian dari anggaran itu, bagi KPU Jabar dan KPU seluruh Kabupaten/Kota se-Jawa Barat, dengan nilai mencapai Rp 1,1 triliun. Kemudian untuk Bawaslu Jawa Barat dan Panwaslu Kabupaten/Kota sebesar Rp 322 miliar.
"Untuk Polda Jabar Rp 145 miliar, Polda Metro Jaya Rp 22 miliar, Kodam III/Siliwangi sebesar Rp 26 miliar dan Kodam Jaya sebesar Rp 2,8 miliar," Iriawan menjelaskan.
Ia mengatakan, Pemprov Jabar juga telah melakukan rangkaian kegiatan sebagai bentuk dukungan dalam penyelenggaraan Pilkada serentak 2018. Telah dibentuk desk Pilkada di masing-masing daerah di Jabar.
"Secara teknis, Desk Pilkada Provinsi Jawa Barat telah menyiapkan infrastruktur video conference dengan Desk Pilkada Kabupaten/Kota untuk mendukung pemantauan dan pelaporan pelaksanaan Pilkada di daerah," kata dia.
(Aminuddin)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG
-
'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Israel Jadi Negara Paling Tidak Disukai di Dunia Menurut Survei Global 2026
-
Sadis! Hanya Demi Motor, Pemuda di Karawang Nekat Habisi Nyawa Adik Kelas di Bantaran Citarum
-
Mahfud MD Ungkap Isi Obrolan dengan Jokowi di Kondangan Soimah: Gak Ada Bahas Politik
-
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK: Soroti Ancaman Denda Rp500 Juta dan Kontrol Global
-
Siswa SMK Karawang Terancam Hukuman Mati Usai Rencanakan Pembunuhan Adik Kelas
-
Polda Metro Jaya Kini Dijabat Jenderal Bintang 3, Asep Edi Suheri Naik Pangkat Jadi Komjen
-
Bos PT Cordelia Bara Utama Ditetapkan Tersangka Kasus Tambang Ilegal Samin Tan!