Suara.com - Dua warga Bogor terduga teroris berinisial AS (29) dan AZW (31) tewas usai dilumpuhkan Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri di Jalan Tole Iskandar, Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat pukul 07.09 WIB.
Keduanya ditangkap saat sedang berboncengan sepeda motor di jalan tersebut.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) M. Iqbal menjelaskan, bahwa pelaku sempat mengancam dan melawan petugas dengan pisau dan senjata api.
Senjata yang digunakan pelaku merupakan satu (buah) pisau komando dan satu (buah) pucuk pistol jenis FN lengkap dengan Magazen dan peluru 9 MM sebanyak 10 butir.
"Terduga teroris melakukan perlawanan dengan menyerang petugas dan mengancam nyawa petugas dengan menggunakan pisau komando dan pistol," kata Iqbal kepada wartawan, Sabtu (23/6/2018).
Selain itu, Densus 88 menemukan fakta bahwa keduanya ingin melakukan aksi amaliyah atau bom bunuh diri pada gelaran Pilkada 2018.
Diketahui, terduga teroris AS dan AZW telah mengikuti pelatihan semi militer di Gunung Gede 2014 bersama Bahrumsyah, komandan tertinggi ISIS di Asia Tenggara yang tewas di Suriah dan Ahmad Syarifudin.
Usai kejadian tersebut, dua jenazah dibawa ke Rumah Sakit Polri, Kramatjati, Jakarta Timur untuk ditindaklanjuti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Prabowo Sentil Bali Kotor, Gubernur Wayan Koster: Sampah Kiriman dari Luar Daerah
-
Politik Luar Negeri Versi Prabowo: Tak Ikut Blok Mana Pun, Harus Siap Hadapi Dunia Sendiri
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini
-
Apresiasi KLH, Shanty PDIP Ingatkan Pentingnya Investigasi Objektif dan Pemulihan Trauma Warga
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana