Suara.com - Anggota Unit Operasional Satreskrim Polres Ponorogo, Jawa Timur menangkap Imam Hidayat (53) atas dugaan menyiraman air keras ke wajah mantan pacarnya, Ignatia Indrayani (24), di Desa Singgahan, Kabupaten Madiun, Senin (26/6/2018).
Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Rudy Darmawan mengatakan bahwa Imam Hidayat warga Ngrogung, Ngebel, Ponorogo yang berstatus duda melakukan penganiayaan terhadap Ignatia Indrayani warga Ngebel, di Ponorogo, Minggu (24/6). Setelah itu, dia kabur ke Madiun.
Menurut Rudy Darmawan, Minggu sekitar pukul 17.45 WIB, korban bersama dua orang temannya berangkat kerja ke Toko Pos Mode, Ponorogo.
"Saat itu, korban bersama dua orang temannya hendak berangkat kerja ke Toko Pos Mode. Melihat korban, pelaku turun dari mobilnya dan menanyakan: 'Kowe gelem balen apa ora?' (Kamu mau kembali bersama saya lagi atau tidak?). Namun, korban diam saja," katanya.
Karena korban tidak menjawab, lanjutnya, pelaku kemudian menyiramkan cairan air keras ke wajah korban. Terkena siraman air keras, korban berteriak-teriak minta tolong. Setelah itu, pelaku langsung kabur.
Anggota Unit Opsnal Polres Ponorogo melakukan penyelidikan dan pencarian pelaku. Akhirnya polisi menangkap pelaku di Desa Singgahan, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun.
Menurut pengakuan Imam, sudah sekitar 3 tahun menjalin hubungan asmara dengan korban. Bahkan, selama menjalin hubungan asmara, dirinya sudah mengeluarkan uang hingga sekitar Rp80 juta untuk memenuhi permintaan korban. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung