Suara.com - Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, Selasa (26/6/2018).
Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, Marzuki diperiksa untuk menelusuri keterangan para saksi di persidangan yang menyebutkan dia menerima uang Rp 20 miliar dari korupsi proyek e-KTP.
"Kami mengonfirmasi fakta yang muncul di persidangan, dan salah satu saksi yang katakan soal aliran dana tentu kita klarifikasi lebih lanjut," kata Febri di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan.
Dalam dakwaan Irman dan Sugiharto, Marzuki disebut menerima uang sebesar Rp 20 miliar dari proyek e-KTP. Namun, terhadap dakwaan tersebut, politikus Partai Demokrat itu membantahnya.
Febri mengatakan terkait uang tersebut, KPK belum mendapatkan informasi ada yang dikembalikan. Karena itu, dia berharap pihak-pihak yang menerima uang segera mengembalikannya ke KPK.
"Kalau ada pihak-pihak lain punya itikad untuk mengembalikan uang, ya kami terima. Saya kira akan jadi faktor meringankan, tapi belum ada informasi pengembalian uang tersebut. Materi pemeriksaannya, apakah membantah atau apa tentu tidak bisa saya sampaikan," katanya.
Untuk diketahui, Marzuki diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Irvanto Hendra Pambudi Cahyo dan Made Oka Masagung.
Ini merupakan pemeriksaan kali kesekian bagi Marzuki dalam kasus yang merugikan negara hingga Rp 2,3 triliun.
Baca Juga: Tinggalkan AS Roma, Radja Nainggolan Resmi Berseragam Inter
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Tanggapan Mensos Soal Kematian Siswa SD di NTT: Ini Bukan Kasus Individual, Data Kita Bocor!
-
Di Forum Abu Dhabi, Megawati Paparkan Model Rekonsiliasi Damai Indonesia dan Kepemimpinan Perempuan
-
Megawati di Forum Abu Dhabi: Perempuan Tak Perlu Dilema Pilih Karier atau Keluarga
-
Kemenag Nilai Semarang Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional 2026, PRPP Jadi Lokasi Unggulan
-
Polda Bongkar Bukti CCTV! Pastikan Tak Ada Rekayasa BAP Kasus Penganiayaan di Polsek Cilandak
-
Beda Sikap Soal Ambang Batas Parlemen: Demokrat Masih Mengkaji, PAN Tegas Minta Dihapus
-
Perludem Soroti Dampak Ambang Batas Parlemen: 17 Juta Suara Terbuang dan Partai Tak Menyederhana
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu: BMKG Ingatkan Potensi Hujan Petir di Jakarta Barat
-
Mensos Gus Ipul Tekankan Penguatan Data untuk Lindungi Keluarga Rentan
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'