Suara.com - Berbicara soal hasil Pilgub, kalah atau menang menurut calon gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo hal biasa dalam berkompetisi. Ganjar berjanji akan tetap menjaga tradisi tali silaturrahmi dengan mendatangi lawan politiknya usai dinyatakan menang lewat hasik hitung cepat (quick count).
Euforia hasil hitung cepat itu pun langsung mengingatkan Ganjar jika dia akan melanjutkan tradisi menyambangi lawan politiknya saat ini, Sudirman Said.
"Insya Allah saya akan sowan akan datang ke Mas Dirman Mbak Ida, Berama Gus Yasin kita akan datangi," ucap Ganjar.
Bukan hanya niatan mengunjungi, lebih dari itu Ganjar rupanya ingin bersalaman dan memeluk Sudirman. Sebagai bukti jika Pilkada Jateng sejuk dan damai.
"Yang utama salaman dulu, berpelukan, soal ketemuan agak rahasia, nanti kita kabari," ucapnya.
Terkait niatan Ganjar Pranowo yang ingin menemui rival politiknya, Sudirman Said mengaggap suatu hal yang terburu-buru jika berkaitan dengan politik. Proses hasil Pilgub masih berproses panjang.
"Niatan itu baik, kita lihat seluruh proses (penghitungan) dulu, itu terlalu terburu-buru untuk menemui saya berkomunikasi politik," ucap Sudiman.
Sudirman mengaku, bukan tanpa sebab belum bisa menerima ajakan Ganjar, dia bersama Paslon cawagub Ida Fauziyah dan kolaisi partai pendukung masih sibuk menghitung perolehan suara yang dilakukan oleh saksi-saksi di tingkat daerah.
"Sampai malam pemilihan kita belum usai menghitung perolehan suara hasil hitung cepat milik kami. Kami masih terus menyemangati para relawan dan saksi di lapangan," kata Sudirman.
Baca Juga: Sudirman Said - Ida Fauziyah Bobol Tiga Kandang Banteng
Menurutnya, hasil hitung cepat yang dilakukan beberapa lembaga survei tak boleh memadamkan semangat juang para relawan dan pendukung.
"Kita ini pejuang, dan akan tetap terus berjuang demi kemajuan Jawa Tengah," kata Sudirman. (Adam Iyasa)
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Lawatan Selesai, Ini Rangkuman Capaian Strategis Prabowo di Inggris, Swiss dan Prancis
-
Laba Triliunan, Sinyal Tersendat: Paradoks IndiHome di Bawah Raksasa Telekomunikasi
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana: Berbagi Pengharapan dan Sukacita
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza