Suara.com - Brigadir Eko Hadi Purwanto dan Brigadir Asbari Kurniawan harus menanggalkan jabatannya di kepolisian karena dianggap telah melakukan pelanggaran yang tidak bisa ditolerir lagi.
Kapolres Lombok Timur, AKBP M. Eka Fathurrahman mengatakan, salah satunya tidak pernah masuk kerja selama 30 hari berturut-turut tanpa ada keterangan dan yang satunya lagi kerap melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
"Dua orang anggota Polres Lotim resmi dilakukan pemecatan, setelah dilakukan sidak kode etik," kata Eka.
Terhadap keduanya, dilakukan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH). Namun, saat dilakukan pemberhentian, keduanya tak hadir, sehingga diwakilkan oleh anggota Provost yang menerima SK pemecatan terhadap dua orang oknum tersebut.
Sementara terhadap anggota yang berprestasi tentunya diberikan penghargaan atas prestasinya. Dengan tentunya berdasarkan penilaian dari pimpinan.
“Reward and punishment terhadap anggota pasti dilakukan sebagai pemberi semangat dan motivasi bagi anggota yang lainnya,” tandas Mantan Kapolres Bima itu.
Berita ini juga dimuat di Lombokita.com jaringan Suara.com dengan judul berita https://lombokita.com/dua-personel-polres-lotim-dipecat/
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek
-
Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo
-
Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan
-
Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji
-
Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset
-
John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura
-
Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi
-
Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG
-
Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini
-
Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR