Suara.com - Jenazah Hari Lasmono yang menjadi korban tenggelamnya KM Lestari Maju di Perairan Selayar, Sulawesi Selatan, tiba di rumah duka di Perumahan Taman Aloha Desa Suko, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (4/7/2018) sekitar pukul 20.30 WIB.
Kedatangan jenazah itu langsung disambut isak tangis pihak keluarga usai diturunkan dari mobil ambulans ke dalam rumah duka. Prastio Raharjo selaku kakak korban mengatakan sebelumnya korban sempat berencana untuk mengumpulkan keluarga pada Agustus mendatang.
"Dia berencana mengumpulkan semua keluarga pada bulan Agustus mendatang. Tapi bulan Juli sudah dikumpulkan," katanya di Sidoarjo.
Hari Lasmono merupakan anak kelima dari enam bersaudara. Dia meninggalkan seorang istri dan dua anak perempuan. Satu anaknya sudah bekerja, sementara si bungsu akan kuliah di Surabaya.
Beberapa saat setelah tiba di rumah duka, kemudian keluarga memandikan jenazah untuk selanjutnya dishalatkan dan akan dimakamkan di pemakaman umum Desa Suko, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo.
Sebelumnya diberitakan Kapal Motor Lestari Maju dilaporkan kecelakaan dan tenggelam di Perairan Selayar, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, pada Selasa (3/7/2018) pukul 14.30 Wita.
Dalam kecelakaan itu dilaporkan puluhan orang meninggal dunia dan juga mengalami luka-luka sehingga harus dirawat di rumah sakit terdekat. (Antara)
Berita Terkait
-
Haru! Ibu Tenggelam Usai Beri Pelampungnya ke Bayi agar Selamat
-
Foto 7 Karung Uang Rp 30 Miliar yang Ikut Tenggelam di Selayar
-
Rini, Bumil yang Tewas Peluk Anaknya saat KM Lestari Tenggelam
-
Marak Kecelakaan, Kapolri Perintahkan Polair Awasi Kapal Laut
-
KM Lestari Karam, Menhub: Jumlah Penumpang Melebihi Manifes
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?