Suara.com - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan memprediksi jelang Pemilihan Presiden dan Legislatif 2018 banyak ulama dan pemuka agama yang mudah berubah pilihan politik. Misalnya di Pilpres 2014 lalu memilih capres tertentu, bisa berubah pilihan pada pilpres 2019 nanti.
"Di tahun politik ini situasinya cepat berubah, jadi nanti ada ulama yang tiba-tiba berubah dari kanan ke kiri, jadi Ibu-ibu jangan kaget. Memang sekarang kita sulit untuk mencari tokoh sekaliber Buya Hamka," kata Zulkifli Hasan dalam sosialisasi 4 pilar di hadapan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) di gedung Nusantara V MPR RI, Jakarta, Minggu (8/7/2018).
Oleh karena itu, Zulkifli mengimbau kepada masyarakat untuk tetap dengan pilihan sendiri dan tidak mudah terpengaruh oleh ulama yang mudah berubah pilihan politik.
"Jadi jangan kaget nanti, tetap lah istiqomah," ujar dia.
Dia berharap para ulama lebih berani untuk menyampaikan yang benar dan yang salah dalam politik.
"kita berharap, benar ya benar, salah ya salah. Karena ulama ini kan panutan, tentu kita memahami penilaian sendiri-sendiri, tapi tiba-tiba patah kiri, jadi bagaimana ya? tentu kita hormati, kita hargai, tapi berhati-hati," tandas Ketua MPR RI ini.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi