Suara.com - Majelis Tinggi Partai Demokrat menggelar rapat tertutup membahas sosok bakal calon presiden dan calon wakil presiden pada Pilpres 2019, di kediaman pribadi SBY, Jalan Mega Kuningan Timur VII, Jakarta Selatan, Senin (9/7/2018).
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), berencana mengumumkan hasil sidang tersebut pada Selasa (10/7) besok.
Kadiv Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menjelaskan, partainya masih akan merundingkan cara yang dipilih SBY untuk mengumumkan hasil sidang tersebut.
"Masih dirundingkan, apakah Pak SBY akan menggelar konferensi pers, atau menyebar siaran pers. Menyebar video resmi juga menjadi pilihan,” kata Ferdinand seusai pertemuan.
Serupa dengan anggota Majelis Tinggi lainnya, Ferdinand mengatakan dalam sidang tersebut belum ada penentuan baik untuk pilihan koalisi maupun tokoh yang diusung menjadi capres dan cawapres.
"Hasil Majelis Tinggi hari ini belum menentukan siapa-siapa, jadi resminya besok penjelasan Pak SBY. Kami tak ingin mendahuluinya," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?
-
Noel Ngaku Dilarang Ungkap Partai K: Benernya Lidah Gue Mau Ngomongin Hari Ini
-
Prabowo Sentil Bogor Semrawut Banyak Spanduk, Wawako Jenal: 61 Baliho Sudah Kami Bongkar
-
Saksi Kasus Noel Ebenezer Ungkap Ada 4 Orang dari Kejagung Minta Duit Masing-masing Rp 1,5 Miliar
-
DJKI Perkenalkan Layanan Konsultasi Kekayaan Intelektual Melalui Video Call