Suara.com - Petualangan Jahat 2 Bandit Jalanan Terhenti di Aksi ke-11
Dua bandit spesialis perampokan minimarket akhirnya ditangkap polisi. Arnold Efendi Aritonang dan Perdi Pakpahan merupakan dua bandit yang kerap merampok sejumlah mini market di Jakarta dan beberapa wilayah di Jawa Barat.
Polisi terpaksa melumpuhkan kedua bandit itu dengan timah panas karena berusaha melawan saat akan dibekuk. Arnold dan rekannya diringkus polisi di dua lokasi berbeda di kawasan Bekasi, Jawa Barat.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta mengatakan, modus pelaku saat melancarkan aksinya yakni menjebol pintu besi minimarket yang menjadi target pencurian.
"Para pelaku melakukan pencurian terhadap toko, Alfamart, Indomart yang kosong dengan cara menggunting gembok dan membongkar pintu atau roolling door," kata Nico, Selasa (10/7/2018).
Dari hasil penyidikan, tersangka Arnold setidaknya sudah 11 kali melakukan aksi pencurian terhadap beberapa minimarket di Jakarta hingga Cirebon, Jawa Barat.
"Sedangkan, Ferdi Pakpahan, satu kali Bekasi, dua kali di Indramayu, tiga kali di Cirebon dan satu kali Karawang," kata dia.
Dalam pengungkapan kasus ini, polisi juga telah menyita barang bukti berupa linggis, obeng dan gunting besi yang dipakai kedua bandit itu untuk merampok sejumlah minimarket lintas provinsi.
Arnod dan rekannya sempat dirawat di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur karena mengalami luka tembak di bagian kaki kiri. Kini, keduanya telah mendekam di Rumah Tahanan Polres Jakarta Timur untuk menjalani penyidikan kasus tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT