Suara.com - Kepolisian India, pada Selasa (10/7/2018), menangkap tujuh orang, termasuk seorang kepala sekolah dan seorang guru, atas dugaan memerkosa dan memeras seorang siswi selama berbulan-bulan.
Lima murid, satu guru, dan kepala sekolah ditangkap polisi di negara bagian Bihar, setelah seorang gadis berusia 15 tahun pekan lalu melaporkan dirinya telah diperkosa.
Har Kishore Rai, kepala polisi distrik tempat kasus itu terjadi, mengatakan siswi tersebut melaporkan bahwa ia diperkosa sejumlah murid seja Desember 2017. Kekerasan seksual itu berlanjut hingga 7 bulan berikutnya.
Korban juga mengaku bahwa kepala sekolah dan dua orang guru juga memperkosanya ketika ia melaporkan kekerasan seksual itu.
"Gadis itu mengatakan bahwa selama tujuh bulan, 19 orang telah memperkosanya," kata Rai, yang menambahkan bahwa 16 tersangka adalah siswa di sekolah yang sama.
"Penyelidikan terus berlangsung, kami sedang mencari bukti-bukti atas setiap orang yang dituduh," kata Rai.
Pejabat pemerintah negara bagian Bihar, Arun Kumar, mengatakan pihaknya telah meminta sekolah mengambil langkah yang diperlukan untuk memastikan keamanan siswi di sekolah tersebut.
Peristiwa ini hanya menambah daftar panjang pemerkosaan serta kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak-anak di India. Menurut catatan lembaga swadaya masyarakat Child Rights and You, setiap 15 menit satu orang anak menjadi korban kekerasan seksual di India. (Reuters)
Berita Terkait
-
10 Hari Jelang Kick-off Warga India Akhirnya Bisa Nonton Piala Dunia 2026 tapi...
-
Sinopsis House of Secrets: The Burari Deaths, Kisah Nyata 11 Anggota Keluarga India Tewas Misterius
-
Viral Warga India Panik Gegara Patung Messi Setinggi 21 Meter Tiba-tiba Bergoyang
-
Idul Adha 2026 di India Utara Mencekam! Salat Id Dibatasi hingga Diintimidasi
-
Masa Depan Tak Boleh Hancur, Bocah 12 Tahun Korban Inses Ayah Kandung Tetap Lanjutkan Sekolah
Terpopuler
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Donald Trump Bentak Netanyahu: Kamu Gila?
-
Syarat Gencatan Senjata Permanen Iran, Israel Wajib Angkat Kaki dari Lebanon
-
Infrastruktur Uzur, Rano Karno Sebut Jalanan di Jakarta Masih Rawan Amblas
-
Rencana MBG di Arab Saudi, DPR: Jangan Ngide, Benahi Dulu yang Amburadul!
-
Klaim Investasi Seskab Teddy Dipreteli Guntur Romli: Menyesatkan Publik
-
Ironi Korupsi Haji: Bos Maktour Absen Diperiksa KPK Karena Sedang Ibadah di Arab Saudi
-
Tak Sesuai Fakta, Seskab Teddy Dinilai Overclaim Soal Nilai Investasi Buah Diplomasi Prabowo
-
Revisi UU Polri Disebut Tak Banyak Berubah, DPR Fokus pada 8-9 Pasal
-
Kompolnas Nilai Sanksi Saat Ini Belum Bikin Jera Polisi Terlibat Narkoba
-
Berkas Lengkap! Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang Kasus Ijazah Palsu Jokowi