Suara.com - Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA menyebut elektabilitas Joko Widodo kini dikalahkan oleh pendukung gerakan tagar #2019GantiPresiden.
Menanggapi hal itu, Partai Nasional Demokrat (Nasdem) mengklaim partai koalisi Jokowi untuk maju sebagai calon presiden pada Pilpres 2019 malah semakin solid.
Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Johnny G Plate mengatakan, hasil survei itu tidak membuat kubu koalisi petahana Jokowi ragu mendukung mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.
"Lampunya hijau karena soliditas koalisi saat ini semakin solid," kata Johnny di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Rabu (11/7/2018).
Untuk diketahui, peneliti Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Aji Alfarabi melakukan survei terhadap elektabilitas Jokowi, Selasa (10/7/2018) kemarin.
Hasilnya, pemilih loyal atau strong supporters Jokowi hanya sebesar 32,0 persen dari mereka yang mengaku memilih petahana tersebut sebesar 49.30 persen.
Artinya hanya 32,0 persen yang menyatakan tak akan mengubah pilihannya hingga hari H pencoblosan Pilpres 2019.
Sebaliknya, gerakan #2019gantipresiden semakin dikenal oleh 50,80 persen responden. Tak hanya semakin dikenal, #2019gantipresiden juga makin disukai dan diterima.
Dari mereka yang mengenal atau pernah mendengar, sebesar 54,40 persen menyatakan menyukai kampanye tersebut.
Baca Juga: Ahok Dikabarkan Segera Bebas, PA 212 Kesal
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Relokasi Akibat Krisis Iklim: Mengapa Memindahkan Warga Tidak Sesederhana Memindahkan Rumah?
-
Asa Baru Pascabencana: Anggaran Rp100 Triliun Disetujui DPR untuk Pulihkan Sumatra!
-
Bawa Mandat Prabowo Terkait RUU Polri, Menkum: UU Sudah Berlaku Dua Dekade, Perlu Disesuaikan
-
Miris! 6 Bulan Melaut Bertaruh Nyawa, Awak Kapal Perikanan Cuma Digaji Rp500 Ribu
-
Benarkah Pertumbuhan Ekonomi Selalu Merusak Alam? Studi Baru Justru Menemukan Sebaliknya
-
DPR Beberkan Poin-poin Perubahan di RUU Polri: Ada Soal Aturan Polisi Bertugas di Luar Institusi
-
Bukan Dibacok Begal! Pria di Tambora Patah Kaki Hantam Beton Gara-gara Mabuk
-
Bukan Sabotase, Ini Alasan PLN Butuh Waktu Lama untuk Pulihkan Listrik Sumatra
-
Sisi Getir Pasca-Bencana Sumatra: Masih Ada Sekolah yang Bertahan di Tenda dan Kelas Darurat
-
Menagih Janji di Atas Puing: Sepuluh Bulan Pedagang Taman Puring Menunggu