Suara.com - Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengaku senang mendengar Joko Widodo (Jokowi) sudah mengantongi satu nama cawapres. Ia menilai langkah Jokowi berimbas positif bagi nilai demokrasi.
Namun demikian, kata Mardani, kepastian Jokowi memilih satu nama cawapres tak lantas membuat kubu PKS bersama Gerindra panik atau terpacu buru-buru menunjuk cawapres yang akan disandingkan dengan Prabowo Subianto.
Menurut Mardani, PKS bersama Gerindra memiliki strategi dan target yang berbeda.
"Ya, kami gembira kalau sudah mengerucut jadi satu (nama) kami lebih gembira lagi. Kita tidak mengambil keputusan berdasarkan dari keputusan Pak Jokowi. Karena kami tetap berjalan dengan strategi dan target kami sendiri," kata Mardani di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Kamis (12/7/2018).
Menurut dia, Jokowi tidak diharuskan untuk mengumumkan nama cawapresnya terlebih dahulu. Namun ia mengapresiasi langkah mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
"Nggak, nggak harus (diumumkan). Kalau lebih cepat lebih baik, karena publik lebih cepat tahu. Makin cepat, makin cepat publik tahu, makin baik buat demokrasi," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan
-
Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC
-
Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI
-
Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS