Suara.com - Polisi gadungan bernama Joseph Anungerah (20) tak hanya melakukan aksi pemerasan terhadap pengendara mobil di kawasan Jalan Layang Non Tol Casablanca, Jakarta Selatan. Bahkan ada hal mengesalkan yang dia buat.
Pemuda itu juga ternyata nekat menyuruh pengendara sepeda motor push-up bila kedapatan hendak memasuki jembatan layang yang dikhususkan untuk kendaraan pribadi roda empat tersebut.
"Dia (Joseph) pernah menyuruh push-up terhadap pelanggar sepeda motor yang mencoba naik ke jembatan (JLNT) Casablanca," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Senin (16/7/2018).
Tindakan memberikan hukuman push-up kepada pengedara sepeda motor usai aksi pungli Joseph terungkap anggota Cakra Police Respond Ditlantas Polda Metro Jaya pada Minggu (15/7/2018) kemarin.
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf pun menyampaikan, anak buahnya tidak ada yang memberlakukan hukuman push-up kepada pengendara yang melanggar lalu lintas.
"Kalau ditangkep polisi kemudian disuruh push-up dll nggak ada itu. Selama ini anggkya kami enggaak pernah gitu," kata Yusuf.
Dia mengimbau agar masyarakat terutama pengemudi kendaraan bisa melaporkan apabila ada petugas yang memberikan hukuman push-up di jalan raya. Terlebih, dia pun meminta agar warga berani melaporkan apabila ada polisi lalu lintas (Polantas) yang mengggelar razia ilegal atau tanpa mengantongi surat tugas dari atasan.
"Kalau masyarakat menemukan ada yang aneh silakan laporkan aja," tandasnya.
Dari pengungkapan kasus pungli ini, polisi telah menyita atribut Polantas yang digunakan Joseph seperti rompi, topi dan sepatu. Uang diduga hasil pungli sebesar Rp520 ribu juga turut disita dari penangkapan Joseph.
Baca Juga: Begini Modus Polisi Gadungan Joseph Beraksi di JLNT Casablanca
Atas perbuatannya itu, Joseph yang masih berstatus mahasiswa itu dijerat Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan terancam pidana maksimal 4 tahun penjara.
Berita Terkait
-
Tubuhnya Janggal, Mahasiswa Ini Tepergok Jadi Polisi Abal-abal
-
Joseph Beraksi Pungli di Casablanca karena Kebelet Jadi Polisi
-
Begini Modus Polisi Gadungan Joseph Beraksi di JLNT Casablanca
-
Jadi Polisi Gadungan, Joseph Beli Atribut Polantas di Pasar Senen
-
Polisi Palsu Joseph Incar Penghuni Apartemen di JLNT Casablanca
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat