Suara.com - Warga Jalan Pampang 1, Kelurahan Pampang, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, digegerkan kasus pembunuhan terhadap perempuan lanjut usia yang hidup sebatang kara di dalam rumah, Selasa (17/7/2018) malam.
Kondisi mengenaskan Dempa Daeng Bollo (70) kali pertama diketahui keponakannya, Sammeng Daeng Liwang (50).
Saat itu, dia mengkhawatirkan kondisi tantenya yang sudah tidak pernah mampir ke rumahnya dalam dua hari terakhir.
"Tidak mampir, biasanya dia (korban) datang ke rumahku. Setiap hari datang. Jadi pas dua hari ini dia tak datang, saya ke rumahnya karena takutnya dia sakit," kata Sammeng saat ditemui di lokasi kejadian.
Namun, saat dia membuka pintu rumah tantenya itu, Daeng Bollo sudah tergeletak bersimbah darah di depan pintu rumah.
Belum diketahui motif dan pelaku pembunuhan. Kepolisian Sektor Panakkukang dan Polrestabes Makassar masih melakukan penyelidikan.
Saat Ini tim Inafis masih melakukan olah TKP. Mayat korban sendiri masih dibiarkan tergeletak di lantai.
"Masih dilakukan penyelidikan. Belum diketahui motif dan pelakunya. Tim kami agak kesulitan karena warga yang berkerumun," jelas Plt Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Komisaris Diari Astetika.
Korban merupakan perawan tua yang tinggal sendiri di rumahnya. Sejak dua hari terakhir menurut tetangga sudah tidak terlihat keluar rumah. [lirzam wahid]
Baca Juga: Hari Ini, Tahun Ketiga Jules Bianchi Tiada
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan