Suara.com - Kawanan bandit jalanan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan meneror sejumlah warung makan di daerah itu. Pelaku yang terdiri dari 10 orang remaja belasan tahun itu menyasar para pengunjung dan pemilik warung makan.
Aksi teror di warung makan itu telah meresahkan warga satu bulan terakhir. Tak mau terus kecolongan, polisi berhasil meringkus tujuh orang kawanan bandit jalanan itu pada Senin (16/7/2018).
Ketujuh remaja tanggung itu diketahui kerap meneror warung yang ada di sejumlah tempat di Kota Makassar dan Kabupaten Maros. Tujuh pelaku itu masing-masing adalah MM alias D (17), AB (17), MDM (17), AMS (17), PAA (17), D (17) dan Teddy (19).
"Kami berhasil mengamankan pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang terjadi di beberapa tempat di wilayah Kota Makassar dan Kabupaten Maros," jelas Panit Timsus Polda Sulsel Ipda Artenius saat dikonfirmasi, Selasa (17/7/2018).
Menurut dia, para pelaku merupakan remaja putus sekolah asal Kota Makassar. Meski masih berusia di bawah umur, kawanan bandit ini dikenal sadis dan tidak segan melukai korbannya.
Kawanan bandit jalanan ini tercatat sudah beraksi lima kali. Empat di antaranya di warung makan di Makassar dan Maros pada 5 dan 6 Juli 2018 lalu.
"Mereka sering menjadikan sasaran korban penjual sari laut dan toko alfamart," sebut Artenius.
Tiap beraksi, kawanan itu bergerombol mengendarai sepeda motor, mendadak menggeruduk warung makan dan mengancam pengunjung serta pemilik warung makan dengan parang. Setelah itu mulai menjarah harta korban. (Lirzam Wahid)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba