Suara.com - Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri kembali beraksi di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kali ini, mereka menangkap satu terduga Teroris di Condongsari, Sleman, Rabu (18/7/2018).
Terduga teroris berinisial IL (41) tersebut ditangkap pada Rabu siang sekitar pukul 14.30 WIB di Jalan Perumbas 6B RT 08 RW 62 Condongsari, Sleman, Yogyakarta.
Yoyok Ketua RT 08 kenal betul dengan IL (41) terduga teroris. Menurutnya IL merupakan pengusaha warung makan yang sukses. IL pemilik warung makan Ayam Bakar Bu Tuti.
"Secara personal dengan saya baik, dia pengusaha warung makan Ayam Bakar Bu Tuti, " ujar Yoyok saat ditemui dirumahnya.
Ia juga menjelaskan bahwa IL sudah menjalankan usahanya sudah hampir 10 tahun. Warung yang dibuka IL pun sudah banyak memiliki cabang.
"Dia tinggal sini sebagai pengusaha sudah 10 tahun. Dia punya cabang beberapa tempat, " kata Yoyok.
Selain pengusaha IL juga ternyata pernah menjadi Atlet Judo. Bahkan menurut Yoyok, IL pernah mengajar Judo di Polda DIY.
"Dia pernah jadi pelatih Judo Polda DIY, namun udah gak, Dia duli atlet Judo," ungkapnya.
Perubahan terjadi dalam dua tahun terkahir ini. IL mendadak menjadi agamis dan memilih jalan untuk lebih dekat dengan tuhan.
Baca Juga: Menpan-RB Bantah Diusung PAN Jadi Caleg
"Beberapa tahun belakang berpindah jadi lebih agamis," terang Yoyok.
Dalam dua pekan ini Aparat Kepolisian sudah melakukan penangkapan di lima lokasi. Sebelumnya dilakukan di Mlati Sleman, lalu di Pleret dan Mrisi di Bantul, kemudian di Jalan Kaliurang KM 9.5 dan terakhir di Jalan Perumnas 6B Condongsari, Sleman. [Somad]
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Punya Gelar Belum Tentu Siap Kerja, Ini yang Perlu Dipunya Mahasiswa
-
Minyak Dunia Melemah, Pasar Soroti Akses AS ke Cadangan Venezuela
-
Botok Ungkap Alasan Tarik Massa AMPB dari DPR: Tak Mau Dibenturkan dan Ditangkap Polisi
-
Cek Fitur Samsung Galaxy S26 FE yang Bawa One UI 9 dan Galaxy AI Serba Canggih
-
7 Dekorasi Dinding yang Baik untuk Energi Positif di Ruang Tamu Menurut Feng Shui
-
Imbas Kericuhan Demo DPR, Sejumlah Transportasi Umum Alami Penyesuaian Rute
-
Rakyat Jaga Rakyat: Ketika Solidaritas Lebih Cepat Datang daripada Negara
-
Kabut Asap Makin Pekat di Palembang, Kota Mulai Berselimut Kelabu
-
Hortikultura Daerah Naik Kelas, Melon Petani Asal Blitar Tembus Pasar Singapura
-
Ketika AI Bisa Memutuskan Transaksi Sendiri, Siapa yang Bertanggung Jawab Jika Terjadi Kerugian?