Suara.com - Warga di sekitar Pasar Loak, Dupak, Surabaya baru saja heboh akan penemuan bayi dalam kardus yang diduga sengaja dibuang. Beruntung, saat ditemukan bayi mungil itu masih dalam keadaan hidup.
Berdasarkan informasi, penemuan bayi malang itu terjadi pada Minggu (22/7/2018) di sekitar Pasar Loak, Dupak, Surabaya. Bayi itu ditemukan di sebuah warung di pasar tersebut.
Saat itu, seorang pengendara motor mendengar ada tangisan bayi. Setelah dicek, di dapati sebuah kardus yang ternyata berisi bayi.
Kapolsek Asemrowo, Surabaya, Kompol Faisol Amir membenarkan peristiwa penemuan bayi tersebut.
"Iya. Ada penemuan bayi yang dilaporkan ke kita. Bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki," kata Faisol di Surbaya, Senin (23/7/2018).
Menurut dia, saat ini bayi dalam kardus tersebut telah dibawa ke Rumah Sakit dr Soetomo Surabaya.
"Bayi laki-laki berumur kurang lebih dua sampai lima 5 tahun itu dalam keadaan sehat. Saat ini sedang dirawat di RSU dr Soetomo Surabaya," Faisol menjelaskan.
Ia menungkapkan, saat ditemukan, bayi malang tersebut sedang dikerumuni semut. Untuk itu, pihak dokter langsung melakukan perawatan.
"Sebab ada sedikit luka bekas gigitan semut pada tubuh bayi," kata dia.
Baca Juga: KCI : Tidak Ada Tiket Gratis Commuter Line
Sementara, dari informasi pihak rumah sakit, bayi laki-laki itu diketahui memiliki berat 2,9 kg dengan panjang 48 cm.
Saat ini, pihak kepolisian masih memburu siapa pembuang bayi tersebut.
"Kami masih coba mengidentifikasi, siapa orang tua bayi ini, atau siapa yang membuangnya," imbuh Faisol. (Achmad Ali)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing