Suara.com - Api obor Asean Games 2018 padam karena terjatuh ke laut di Kuta, Bali, saat diarak oleh artis sekaligus peselancar Hamish Daud, Senin (23/7/2018).
Obor AG 2018 tersebut diarak dari kawasan Negara, Jembrana, kemudian melewati Jalan Sempidi, menuju Pantai Kuta.
Setibanya di Pantai Kuta, obor itu diterima Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.
Selanjutnya, Puan menyerahkan obor tersebut kepada Hamish Daud untuk dibawa berselancar. Namun, saat dibawa berselancar di tengah laut itulah, api obor yang dibawa suami penyanyi Raisa itu padam tercebur.
Alhasil, Hamish harus menepi ke pantai untuk meminta korek guna kembali menyalakan api obor. "Mana korek? mana korek?"ujarnya.
Tak lama, api obor yang dibawa Hamish kembali dihidupkan, dan selanjutnya diserahkan kepada Puan.
Puan Maharani mengatakan, Badung adalah kota kelima yang disinggahi obor Asian Games 2018.
"Sosialalisasi mulai hangat. Semua mulai tahu bahwa akan ada Asean Games 2018. Tinggal 27 hari lagi dimulai, karena akan dibuka pada 18 Agustus 2018," terangnya.
Untuk diketahui, setelah dibawa berselancar di Pantai Kuta, obor Asian Games 2018 dibawa ke Tanah Lot, Tabanan, dan bakal dibawa ke Istana Tampak Siring, Gianyar. [Luh Wayanti]
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Main Mata Nilai Pajak, Oknum Pegawai DJP Tak Berkutik Terjaring OTT KPK
-
LBHM Beri 4 Catatan 'Pedas' untuk Indonesia yang Baru Saja Jadi Presiden Dewan HAM PBB
-
Nasib Pandji Pragiwaksono di Tangan Polisi, Penyelidik Mulai Analisis Barang Bukti Materi Mens Rea
-
Aksi Ekstrem Pasutri Pakistan di Soetta: Sembunyikan 1,6 Kg Sabu di Lambung dan Usus
-
Kasus Isu Ijazah Palsu Jokowi, PSI Desak Polisi Segera Tahan Roy Suryo Cs
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji