Suara.com - Dayat (21), warga Kampung Ciater Tengah, RT4/7 Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan, Banten, digelandang belasan pelajar SMKN 1Tangsel ke Mapolsek Serpong, Jumat (27/7/2018).
Dayat ditangkap belasan siswa itu setelah berhasil melakukan aksi begal hingga belasan kali di kawasan Ciputat dan Serpong, Tangerang Selatan.
Kapolsek Serpong Komisaris Dedy Kurniawan menerangkan, pelaku berhasil diamankan oleh pelajar SMKN 1 Tangsel, setelah membuntuti pelaku yang sebelumnya sempat mencoba membegal rekannya di wilayah Ciputat.
“Pelaku dikejar oleh teman-teman pelajar SMKN1, karena sebelumnya mencoba membegal teman mereka,” kata Dedy, Jumat (27/6/2018).
Modusnya, pelaku berpura-pura kehabisan bensin dan meminta bantuan kepada calon korban untuk mendorong motor pelaku.
“Jadi pelaku modus kehabisan bensin, dan meminta dibantu mendorong sepeda motor korban ke pom bensin terdekat. Pelaku kemudian menodong korban dengan senjata pisau. Beruntung percobaan pencurian itu berhasil digagalkan, karena korban yang sigap dan curiga sejak awal,” kata Dedy.
Korban kemudian menceritakan kejadian itu kepada rekan-rekannya. Setelahnya, para pelajar ini berinisiatif mencari pelaku.
“Tepatnya Kamis (26/7) kemarin, para pelajar ini menemui pelaku yang ciri-cirinya mirip diceritakan korban, kemudian diamankan bersama warga sekitar,” katanya.
Dari pelaku, Polisi menyita barang bukti berupa BPKB, STNK, satu unit sepeda motor Honda Legenda.
Baca Juga: Rizieq Shihab Disebut Akan Buka Pertemuan Ulama Alumni 212
“Saat ini kami lakukan pemeriksaan, karena pelaku diduga bekerja tak sendiri, kami juga mencari penadah barang hasil kejahatan pelaku,” tutupnya. [Anggy Muda]
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
KPK Panggil Eks Dirut Pertamina Elisa Massa Manik Terkait Kasus Jual Beli Gas PGN
-
Kolegium Dokter Harus Independen! MGBKI Kritik Kemenkes 'Kaburkan' Putusan Penting Ini
-
Wamensos Beberkan Rincian Bantuan Bencana Sumatra: Santunan Rp15 Juta hingga Modal Usaha Rp5 Juta
-
Kemensos Gelontorkan Rp13,7 Miliar Tangani Puluhan Bencana di Awal Tahun 2026
-
Kemensos Catat 37 Kejadian Bencana di Awal 2026, Banjir Masih Jadi Ancaman Utama
-
Pramono Anung Akui Operasional RDF Rorotan Masih Penuh Tantangan: Kami Tangani Secara Serius
-
Paulus Tannos Kembali Ajukan Praperadilan dalam Kasus e-KTP, KPK: Tidak Hambat Proses Ekstradisi
-
Epstein Files Meledak Lagi: Deretan Nama Besar Dunia Terseret, dari Trump sampai Bos Teknologi
-
Pemerintah Nilai Tak Ada Resistensi RI Gabung BoP, Sebut Cuma Beda Pendapat
-
MGBKI Dukung Putusan MK soal Kolegium Dokter Spesialis, Tegaskan Independen dan Berlaku Langsung