10 Warga Tewas, TGB Minta Allah Hentikan Gempa NTB

Minggu, 29 Juli 2018 | 13:55 WIB
Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi. (Suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Gubenur Nusa Tenggara Barat Tuan Guru Bajang Zainul Majdi menegaskan, jumlah warganya yang menjadi korban tewas gempa bumi 6,4 SR, Minggu (29/7/2018), bertambah menjadi 10 orang.

Kesepuluh korban tewas itu didapat di wilayah Kabupaten Lombok Timur  dan Kabupaten Lombok Utara.

Selain itu, korban yang mengalami luka-luka juga cukup banyak, sehingga saat ini sedang dilakukan evakuasi untuk mendapatkan pertolongan pengobatan.

”Dari laporan yang diterima jumlah warga kami yang meninggal karena gempa bumi sebanyak 10 orang,” tegas TGB seperti diberitakan Lombokita.com—jaringan Suara.com.

Ia menjelaskan, NTB dalam suasana berduka cita, karena ada musibah yang terjadi. Namun, ia menegaskan gempa bumi tak bisa dihindari karena ketetapan Tuhan.

Apalagi dengan terus terjadi gempa susulan, maka tentunya musibah ini hendaknya menjadi bahan introspeksi bersama untuk tidak lupa kepada sang pencipta.

”Saya terus memonitor perkembangan musibah gempa yang terjadi, terutama korban dan kerusakan rumah,” ujar TGB.

TGB berharap, korban musibah gempa terutama yang mengalami luka disegerakan kesembuhan. Sedangkan pemerintah provinsi dan kabupaten segera turun membantu korban gempa.

”Mari kita memohon kepada Allah agar musibah ini segera dihentikan,” kata Majdi.

Berita ini kali pertama diterbitkan Lombokita.com dengan judul “10 Orang Warga NTB Meninggal Dunia Karena  Korban Gempa Bumi”

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com