Suara.com - Kepolisian Indonesia akan melakukan pengamanan ekstra selama perhelatan Asian Games 2018. Sebab akan banyak tamu negara setingkat dengan presiden dari 45 negara yang akan datang ke Jakarta.
Mereka akan menghadiri pembukaan Asian Games 2018 di Jakarta, 18 Agustus 2018 mendatang. Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto menyebut belum mengetahui tamu negara yang akan hadir dari 45 negara tersebut. Namun, Setyo mendapat informasi bahwa baru pangeran Qatar akan hadir.
"Kami masih menunggu konfirmasinya berapa kepala negara yang akan hadir, kemarin konfirmasi ada empat atau enam, seinget saya Pangeran Qatar akan hadir," kata Setyo, Selasa (31/7/2018).
Polri dan TNI akan menurunkan 40 ribu personel selama perhelatan Asian Games 2018. Mereka ditempatkan di empat wilayah. Di antaranya Jakarta, Banten, Sumatera Selatan dan Jawa Barat.
Pengaman juga dibantu dengan pemasangan sejumlah CCTV area Asian Games dititik-titik lokasi yang cukup strategis. Ada 600 titik yang dipasang CCTV.
"Divisi teknologi informatika (TI) Polri sudah memasang CCTV 600 titik di Palembang, untuk di Stadion Gelora Bung Karno juga sudah cukup banyak, bisa sampai zoom face," ujar Setyo
CCTV itu akan aktif selama 24 jam penuh. Ditambah dengan petugas khusus menjaga di ruang command center.
"Jadi, kamera yang terpasang sudah tersambung untuk mendeteksi siapa orang dan identitasnya," tutup Setyo.
Baca Juga: Polda Jatim Tangkap 3.541 Orang 3 Bulan Jelang Asian Games 2018
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?
-
Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar
-
Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak
-
Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris
-
Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung
-
Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg
-
Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber
-
Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M
-
Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit
-
Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter