Suara.com - Pos penjagaan Park Ranger (penjaga taman) di Taman Peranginan, Kota Bogor, Jawa Barat, ditembaki oleh orang tak dikenal. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.
Sahril (32), anggota Park Ranger, mengatakan peristiwa penembakan itu terjadi pada Minggu 29 Juli 2018 sore. Kala itu, ia bersama temannya tengah beristirahat di dalam pos tersebut.
"Kan waktu itu sore, keadaan taman lagi sepi. Terus, saya dan dua teman beristirahat di dalam pos," katanya kepada Suara.com, Rabu (1/8/2018).
Tidak lama kemudian, Sahril mendengar beberapa kali suara tembakan seperti senapan angin dari arah luar pos. Namun, saat diperiksa, ia tidak menemukan pelaku yang menembaki ke arah pos jaganya.
"Saya dengarnya tujuh kali, semua tembakannya itu ke arah pos dari permukiman warga, tapi ada tiga peluru yang ditemukan di lokasi ada tiga buah," jelasnya.
Kepala Bidang Pertamanan, Penerangan Jalan Umum, dan Dekorasi Kota pada Disperumkim Kota Bogor Agus Gunawan mengatakan, sudah melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kepolisian Polresta Bogor Kota.
"Bekas tembakan tujuh lubang, apakah itu peluru nyasar atau ditunjukan Park Ranger atau mungkin ada masalah di luar itu makanya kita lapor kepolisi, kalau kita kan tidak bisa menduga-duga," ujar Agus.
Pihaknya akan memasang penutup di pinggir Taman Peranginan, untuk mengantispasi kejadian serupa. Agus mengimbau kepada anggota Park Ranger agar meningkatkan kewaspadaan saat bertugas. [Rambiga]
Kontributor : Rambiga
Berita Terkait
-
Pasca Herdi Ditembak Mati Eks Tentara, Keluarga Tinggalkan Rumah
-
Istri Eks Tentara Penembak Mati Herdi Ternyata Polisi di Bekasi
-
TNI AL Akui Penembak Mati Herdi Sibolga Mantan Tentara
-
Istri Eksekutor Penembakan Herdi Seorang Polwan di Polres Bekasi
-
Eksekutor Penembakan Herdi Sibolga Ternyata Pecatan TNI
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Abraham Samad Akui Minta Prabowo Agar 57 Eks Pegawai Gagal TWK Abal-abal Kembali ke KPK
-
Kapolres Ngada Ungkap Kematian Bocah 10 Tahun di NTT Bukan Akibat Ingin Dibelikan Buku dan Pena
-
Pramono Optimis Transjabodetabek Rute Soetta Bakal Diserbu: Bayar Rp3.500, Siapa yang Nggak Mau?
-
Wamenko Otto Hasibuan Sebut Korporasi Kini Jadi Subjek Hukum Pidana, Dunia Usaha Wajib Adaptasi
-
Kepala Pajak Banjarmasin Mulyono Kena OTT KPK, Modus 'Main' Restitusi PPN Kebun Terbongkar
-
Terungkap! Abraham Samad Akui Diajak Menhan Sjafrie Bertemu Prabowo di Kertanegara
-
Kala Pramono Tawarkan Bantuan Armada Sampah untuk Tangsel ke Andra Soni
-
Abraham Samad Ungkap Pertemuan dengan Prabowo: Soal Perbaikan IPK Tidak Boleh Omon-omon
-
Jawaban Menpar Widiyanti Usai Diberi Nilai 50 Oleh Anggota DPR: Subjektif, Cuma Satu Orang
-
Atasi Sampah di Bali, Menpar Widyanti Siap Jalankan Gerakan Indonesia Asri Arahan Prabowo