Suara.com - Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengenang sosok almarhum KH Yusuf Supendi sebagai sosok yang santun dan bersahaja. Mantan pendiri PKS sekaligus caleg PDIP itu meninggal dunia di RSCM Jumat (3/8/2018) pagi.
Hasto mengungkapkan, dirinya sering berkomunikasi dengan almarhum Yusuf Supendi secara intens. Bahkan, Yusuf Supendi sudah memilih sapi yang akan dijadikan hewan kurban saat hari raya Idul Adha nanti.
"Meskipun beliau baru bergabung ke PDI Perjuangan, tetapi saya sudah intens berkomunikasi sejak tiga bulan yang lalu. Beliau sendiri sudah memilih sapi yang akan dijadikan sebagai hewan kurban," ungkap Hasto dalam keterangan persnya, Jumat (3/8/2018).
Hasto mengaku sempat berkomunikasi dengan almarhum Yusuf Supendi dua hari yang lalu. Almarhum menyampaikan perihal dukungan warga Bogor kepadanya untuk Pemilihan Legislatif 2019.
Yusuf Supendi merupakan salah satu pendiri PKS, namun dirinya dipecat dan diberhentikan PKS pada 2010. Ketika itu, ia menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Syariah PKS.
Usai keluar dari PKS, Yusuf bergabung bersama Partai Hanura di tahun 2013. Saat itu ia sempat maju sebagai caleg di Pemilu 2014, namun gagal.
Terkini, sebelum meninggal, Yusuf Supendi memilih bergabung dengan PDIP dan maju sebagai caleg di Pileg 2019 nanti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun