Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno kembali menjadi sorotan, karena persiapan Asian Games di ibu kota dinilai tak terkonsep secara baik.
Termutakhir, publik mengomentari mengenai banyaknya spanduk Asian Games 2018 yang salah tulis.
Salah satunya spanduk bertuliskan "Kami siap mendukung pelaksanaan 18th Asean Games 2018, Jakarta - Palembang," buatan Pemprov DKI.
Spanduk itu menjadi bahan ejekan publik, terutama di media-media sosial, karena di dalamnya tertulis "Asean Games", bukan "Asian Games".
Selain itu, ada pula baliho yang juga salah dalam penulisan "Asian Games 2018". Pada salah satu baliho yang difoto dan viral di media sosial, tertulis "Aisan Games". Baliho itu terpajang di Kelurahan Kartini, Sawah Besar, Jakarta Pusat.
Satu warganet bernama Fahri Zon melaporkan spanduk-spanduk salah tulis itu ke akun Twitter milik Anies Baswedan.
“Pak @aniesbaswedan cuma mau info saja, tulisan di spanduknya salah. Harusnya Asian Games bukan Asean Games. Tolong direvisi, nanti bisa bikin malu Indonesia. Masak bikin spanduk saja tidak benar, berhenti melawak ya pak,” tulisnya.
Sementara akun Twitter @andreOPA menuliskan, “Mau tanya, ini maksudnya apa ya? Spanduk tipo kok banyak benar? Ada Asean Games, ada Aisian Games. Sudahlah, mungkin tidak sengaja.”
Bahkan, akun @jonathan_erwan menyindir, “Kekonyolan demi kekonyolan dilakukan @DKIJakarta untuk menyambut ASEAN GAMES (pinjam istilah).. Gabenernya PhD, mantan Mendikbud, masih untung tidak ditutup waring ini spanduk.”
Baca Juga: Jadi Kandidat Ketua Tim Pemenangan Jokowi, Puan Pilih Fokus Kerja
Berita Terkait
-
PSSI Klaim Sudah Kirim Daftar Skuat Timnas U-23 untuk Asian Games
-
Inilah Simone Julia, Atlet Jiu Jitsu Asal Kanada - Indonesia
-
Main Tidak Main, Atlet Indonesia Diberi Uang Saku Rp 1 Juta/Hari
-
Fisik dan Teknik Siap, Pencak Silat Kini Godok Mentalitas Atlet
-
Tak Cuma Juara Umum, Pencak Silat Ingin Borong Medali Asian Games
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Daftar 11 Rusun yang akan Dibangun Jakarta pada 2027, Ada di Mana Saja?
-
Heboh Dugaan Uang Rp20 Juta untuk Alihkan Demo Mahasiswa, DPR: Jangan Beli Idealisme!
-
Prabowo Kantongi Data Pendana Demo, KSP Dudung Pastikan akan Ada Langkah Hukum
-
Energi Bersih Jadi Kunci Tingkatkan Nilai Ekonomi Masyarakat Pesisir
-
MBG 'Caplok' 29 Persen Dana Pendidikan, BEM UI Adukan Nasib Kampus ke MK: Listrik Sering Padam!
-
Sujud di Gerbang Lampung, Jokowi Awali Blusukan 3 Hari di Bumi Ruwa Jurai dengan Salat Jumat
-
Pesona Blok M: Dari Tempat Nongkrong Jadul ke Magnet Baru Jakarta Modern
-
Cerita Warga Venezuela Andalkan Informasi Medsos karena Data Korban Gempa Simpang Siur
-
Peserta KDMP Meninggal saat Latsarmil, Mensesneg: Baru Hari Kedua, Belum Berat, Diduga Riwayat Sakit
-
Mekanisme Keberatan Jadi Instrumen Perlindungan Dalam Sengketa Merek dan Hak Cipta