Suara.com - Polres Metro Jakarta Barat menggerebek rumah produksi sabu di daerah Tangerang, Banten. Dari dalam rumah tersebut polisi menyita alat produksi dan sabu siap edar.
Rumah produksi sabu terletak di area permukiman warga, tepatnya berada di kawasan Perumahan Metland Jl Kateliya Elok II, No 12B, Cipondoh, Kota Tangerang.
Sebanyak satu kilogram sabu setengah jadi serta puluhan jerigen bahan baku narkoba disita Polres Jakarta Barat dalam penggerebekan itu.
Selain menyita sejumlah barang bukti, polisi juga menangkap Antonius Wongso alias Pengchun (56). Ia diketahui sebagai spesialis pembuat sabu kelas impor tersebut.
Penggerebekan ini dibenarkan Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Erik Frendrik. Menurut dia, penggerebekan itu dilakukan pada 5 Agustus 2018 lalu.
"Narkoba (sabu) ini masuk kategori kelas impor, dan pelaku juga residivis kasus narkoba," kata Erik, Rabu (8/8/2018).
Dijelaskan Erik, dari penggerebekan itu, selain menyita 1 kg sabu setengah jadi, pihaknya juga menemukan 500 gram sabu siap edar, 10.000 butir tablet neo napacin, 15 buah jerigen berisi HCL, aceton, toluen, alkohol dan prekusor yang diduga sebagai bahan baku pembuatan narkoba jenis sabu.
"Kami perkirakan dalam sekali produksi pelaku bisa membuat 15 kilogram," ujar Erik.
Erik mengaku belum bisa menjelaskan lebih detail, mengenai kasus tersebut.
"Siang ini kita rilis di TKP untuk lebih jelasnya, bagaimana cara pelaku memproduksi sampai memasarkan," tutup Erik. (Anggy Muda)
Kontributor : Anggy Muda
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan