Suara.com - Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusuf menegaskan, Menteri Keuangan Sri Mulyani telah membayar tunggakan pajak kendaraan mobil dinas berpelat nomor 26 RI.
Dia menganggap telatnya pembayaran pajak itu bukan menjadi kesalahan Sri Mulyani. Sebab, kata dia, yang bertanggung jawab melunasi tunggakan pajak mobil dinas adalah Kementarian Keuangan.
"Bukan kesalahan (Sri Mulyani). Itu sudah bayar," kata Yusuf di Polda Metro Jaya, Rabu (8/8/2018).
Dia mencontohkan kendaraan dinas yang biasa dipakai seluruh anggota DPR. Menurutnya, pihak yang mengurus masalah pajak kendaraan mobil wakil rakyat itu adalah Sekretariat DPR RI.
"Saya jelaskan dulu. Misalnya mobil-mobil dinas untuk anggota DPR, ada di sekretariat. Sekretariat yang mengurus mobil, dibuatkan STNK, bukan ketua komisi. Masalah bayar pajak dan lain-lain sekretariat yang tanggung jawab,” tuturnya.
Berita Terkait
-
Prostitusi Anak di Kalibata City, Polisi: Pengelola Bandel
-
Prostitusi Anak, Polisi Bidik Pemilik dan Pengelola Kalibata City
-
Polres Bekasi Kota Minta Bantuan Polisi Jepang Hanya untuk Ini
-
Sri Mulyani Perpanjang Pajak Pelat Mobil Dinas, Kok Cuma 1 Tahun?
-
Gempa Lombok, Polda Metro Hari Ini Terbangkan Bantuan Logistik
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat