Suara.com - Wakil Ketua Umum PAN Hanafi Rais mengungkapkan, deklarasi bakal calon presiden Prabowo Subianto dan bakal calon wakil presidennya bukan dijadwalkan Kamis (9/8/2018) malam. Rencananya, deklarasi itu digelar Jumat (10/8) besok.
Hanafi mengatakan, agenda yang akan digelar hari ini merupakan konferensi pers perihal koalisi partai politik pendukung calon presiden Prabowo.
"Konpers antar koalisi saja malam ini," kata Hanafi saat meninggalkan kediaman Prabowo, Kamis malam.
Sedangkan deklarasi untuk pasangan capres cawapres Prabowo baru akan dilangsungkan esok hari. "Besok deklarasi untuk pasangan capres cawapresnya, baru setelah jumatan bisa didaftarkan," ujarnya.
Namun, elite Partai Gerindra tak bisa mengonfirmasi klaim putra Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional Amien Rais tersebut.
Untuk diketahui, Prabowo sempat meninggalkan kediamannya tanpa memberikan pernyataan apa pun kepada wartawan. Kemudian, Sandiaga Uno tampak menyusul Prabowo dengan meninggalkan kediaman Prabowo.
Sedangkan, hingga pukul 22.00 WIB, situasi di depan kediaman Prabowo sudah dipadati oleh awak media serta pendukung Prabowo. Di depan rumah Prabowo, para ajudan sudah mempersiapkan mimbar yang rencananya akan digunakan Prabowo untuk deklarasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
Terkini
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi