Suara.com - Siswa SMP berinisial AR di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, ditangkap karena menjadi bandar pengedar sabu. Diduga, kedua orangtua AR yang berada di penjara terlibat dalam kasus tersebut.
"Saya yakin orangtua AR yang berada di lapas itu berperan dalam mengendalikan narkoba yang dijual anaknya,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulawesi Selatan Kombes Dicky Sondani, Jumat (10/8/2018).
AR tak sendiri mengedarkan Sabu di Makasar. Menurut keterangan AR kepada penyidik, dia mendapatkan sabu dari siswa SD berinisial C.
Bocah SD berinisial C itu juga merupakan pengedar sabu, dan kekinian dalam pengejaran polisi setelah kabur saat hendak ditangkap.
Menurut Dicky, AR dan C sudah lama mengedarkan Sabu di Makasar. Keduanya disebut berbagi hasil dari penjualan sabu.
"Keduanya pemain lama di dunia sabu Makassar. Sebelum AR ditangkap, orangtuanya sudah lebih dulu ditangkap,” tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Provinsi Riau
-
Momen Akrab Prabowo dan PM Anutin, Antar Sampai Tangga Pesawat
-
Menyaksikan Lahirnya Sebuah Peradaban dari Buku Bara di Atas Demak Bintara
-
War Tiket Upacara 17 Agustus di Istana Daftar di Mana? Ini Link dan Syarat yang Dibutuhkan
-
Bukan Akar Masalah! Pencopotan 137 Kepala Dapur SPPG Tak Perbaiki Program MBG
-
Aguan Lapor, Laba PANI Melejit 484% Jadi Rp1,7 Triliun
-
Benarkah Kesepakatan AS-Iran Sudah Dekat?
-
Ogah Terima Materi, Sumarsih Tagih Janji Pemerintah Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM 1998
-
Ketangkap Lagi! Tiga WN Malaysia Selundupkan Kokain Dalam Sepatu hingga Perlengkapan Mandi
-
Purbaya Semprot Moody's dan Fitch: "Offside!" Salah Ukur Ekonomi RI, Harusnya Lihat Angka 5,6%