Suara.com - Setidaknya 13 rumah hangus dilalap api di kawasan pemukiman padat penduduk yang berada di Jalan KH Wahid Hasyim, Lorong Terusan I, RT 42/8, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan SU I Palembang, Provinsi Sumatera Selatan. Peristiwa kebakaran ini terjadi pada Minggu (12/8/2018), sekitar pukul 14.12 WIB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran pertama kali diketahui oleh Ketua RT 42, Aminuddin (55) dan seorang warga bernama Eki Andika (30). Api diketahui berasal dari rumah milik seorang warga bernama Jambak.
Angin yang berhembus kencang menyebabkan kobaran api menjalar dengan cepat ke rumah di sekitarnya. Apalagi, sebagian besar rumah di kawasan padat penduduk itu berbahan kayu.
Melihat kondisi itu, Aminudin memanggil warga sekitar. Warga yang melihat ada kobaran api langsung berhamburan keluar rumah membantu memadamkan api menggunakan alat seadanya. Sebagian lainnya menghubungi kepolisian dan pemadam kebakaran.
Sekitar 20 menit kemudian, delapan unit mobil pemadam kebakaran pun tiba di lokasi kebakaran. Namun sempitnya akses jalan menuju lokasi kebakaran mempersulit petugas untuk memadamkan api. Baru dua jam berselang, yakni pukul sekitar pukul 16.10 WIB, api berhasil dijinakkan oleh petugas.
"Kejadian cepat sekali, saya melihat api bercampur asap tebal sudah membesar di atas rumah Jambak. Lalu saat saya teriak kebakaran dan memanggil warga setempat," ungkap Aminuddin.
Sementara itu, Kapolsek SU I, Kompol Mayestika mengaku telah mengumpulkan sejumlah informasi terkait kebakaran tersebut.
"Terhitung ada 13 rumah yang terdampak dalam kebakaran tersebut. Sumber api diduga berasal dari hubungan arus pendek listrik," kata Mayestika.
Pihaknya belum bisa memastikan total kerugian yang dialami para korban karena masih dalam proses pendataan.
Baca Juga: Gaya Presiden Filipina Hancurkan Mobil-Mobil Mewah
Kontributor : Andhiko Tungga Alam
Berita Terkait
-
Menko Puan: Persiapan Jakabaring Sport City Sudah 99 Persen
-
Kebakaran di Denpasar, Lebih dari 100 Kios Hangus Dilalap Api
-
Asian Games : Hunian Hotel Tinggi, Puluhan Homestay Disiapkan
-
Sambut Asian Games, 18.818 Pempek Dimasak Pecahkan Rekor MURI
-
TIC Diprediksi Pandu Puluhan Ribu Wisatawan Selama Asian Games
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
KPK Bongkar Aliran Dana CSR BI ke Yayasan Milik Heri Gunawan dan Satori, Dua Eks Pejabat Diperiksa
-
Apakah Hukum Kurban Online Sah? Ini Panduan Berkurban via Digital Sesuai Syariat
-
Neraka di Sinaloa: 3.180 Orang Tewas, Ribuan Diculik dalam Perang Kartel
-
UEA Diserang Rudal dan Drone, Negara Arab dan Eropa Ramai-ramai Hakimi Iran
-
Harga Sapi Kurban 2026 Mulai Rp5 Jutaan, Cek Perbandingan Jenis dan Estimasi Biayanya
-
Bersihkan Jejak Digital Negatif, Pemerintah Masukkan 'Right to be Forgotten' ke Revisi UU HAM
-
Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Kunjungan Turis Asing ke AS Anjlok Akibat Masalah Visa
-
Banjir Ciliwung Terjang Kebon Pala, Warga Desak Normalisasi Dipercepat
-
Indonesia Rawan Jadi 'Sarang Sunyi' Penyakit Hantavirus, Epidemiolog Soroti Lemahnya Surveilans
-
Kisahnya Viral, DPR Sebut Kematian Siswa karena Sepatu Kekecilan Jadi Alarm Keras Sistem Pendidikan